Dibalik Cerita Habib Rizieq Tunggu Jenazah Mbah Moen

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Dibalik Cerita Habib Rizieq Tunggu Jenazah Mbah Moen

Sabtu, 10 Agustus 2019


Habib Rizieq Syihab bercerita saat momen dirinya menunggu jenazah KH Maimun Zubair atau Mbah Moen di tempat yang salah. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu menunggu di pintu gerbang utama Al Ma’la namun jenazah datang dari pintu yang lain.

“Kita nunggu di situ tempat yang biasa itu, nunggu di situ shalat jenazah di situ baru dibawa ke kubur. Jadi awalnya kita udah datang dari awal, kita sudah datang, kita salat zuhur di Masjid Syajarah tahu-tahu dengar kabar jenazah dibawa dari pintu jafariah, nah itu yang membuat crowded, jenazah dari sini jemaah datang dari sini,” kata Habib Rizieq saat bersilaturahmi dengan keluarga Mbah Moen seperti dalam video yang diunggah di akun YouTube Front TV, Sabtu (10/8).

Habib Rizieq kemudian datang ke liang lahat yang dikira menjadi tempat makam Mbah Moen. Namun Habib Rizieq berdiri di tempat yang salah sampai akhirnya diingatkan untuk berpindah ke liang lahat yang benar.

“Makanya ana langsung lihat liang lahat, nah pertama kali liang lahat yang kita datangi salah lubang, untung ada Sayyid Abdillah, Sayyid Abdillah bilang bukan ini, lobangnya sebelah sana, akhirnya kita ke lobang satu lagi, alhamdulillah semua jadi tepat waktu, jazakalllahu khior, Sayyid Abdillah,” ujar dia.

Selain itu, Habib Rizieq juga mengatakan sudah menjadi kewajiban setiap umat Islam di Mekah untuk peduli ketika mendengar Mbah Moen meninggal dunia. Sebab, menurut Habib Rizieq, Mbah Moen merupakan ulama besar.

“Kita terima kasih atas kunjungan antum dan sebetulnya apa yang sudah dilakukan umat memang nggak perlu terima kasih lagi. Itu kewajiban kita semua wajib kita yang ada di Mekkah ini, begitu mendengar meninggalnya Mbah Maimun, kita peduli, kita datangi, kita salati, kita doakan, jadi nggak boleh kita nggak peduli karena beliau adalah ulama besar,” tuturnya. (dtk)