Israel Kembali Bunuh Puluhan Anak dalam Aksi Damai di Jalur Gaza

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Israel Kembali Bunuh Puluhan Anak dalam Aksi Damai di Jalur Gaza

Kamis, 24 Januari 2019


Gerakan Perlindungan Anak Palestina (DCI) menyerahkan laporan bersama kepada PBB yang merinci pembunuhan anak-anak Palestina selama aksi damai di Jalur Gaza. Dalam laporan dijelaskan secara rinci tentang operasi pembunuhan terhadap anak-anak Palestina oleh tentara Israel saat terjadinya aksi damai di Jalur Gaza. Laporan menegaskan, bahwa aksi tentara Zionis ini sebagai bentuk kejahatan perang.

Laporan terdiri dari 57 halaman yang disiapkan atas kerja sama antara Klinik Hak Asasi Manusia dan Keadilan Gender (HRGJ) di Fakultas Hukum Universitas New York (CUNY). Laporan terkait dengan konteks aksi damai di Jalur Gaza. Ditegaskan, bahwa pembunuhan terhadap anak-anak Palestina yang sedang melakukan aksi tidak konstittuional. Laporan juga menjelaskan tentang pelanggaran berat yang dilakukan tentara Zionis terkait UU internasional.

Dilansir Pusat Informasi Palestina, Senin (21/1), laporan itu diserahkan ke Komisi Penyelidikan PBB terkait pelanggaran Israel terhadap para demonstran aksi kepulangan yang digelar sejak 30 Maret lalu.

Komisi Penyelidikan PBB telah membentuk dewan khusus di bidang terkait pelanggaran HAM ini pada Mei 2018.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa 57 anak-anak Palestina dibunuh oleh pasukan pendudukan Israel dan para pemukim Zionis di Wilayah Pendudukan jajahan selama tahun 2018 (salah satunya meninggal karena cedera pada tahun 2014), termasuk 45 anak-anak yang tewas di Jalur Gaza sejak awal aksi kepulangan pada 30 Maret lalu, sebagaimana laporan yang dikumpulkan oleh DCI.

Menurut laporan itu, mayoritas anak-anak yang terbunuh oleh pasukan khusus Zionis (IOF) tidak menimbulkan ancaman bagi tentara Israel pada saat pembunuhan mereka.

Laporan menyimpulkan, pasukan Israel dan pejabatnya bertanggung jawab penuh atas kejahatan perang yang mereka lakukan terhadap kemanusiaan dan pelanggaran serius lainnya terhadap hukum internasional karena mereka telah membunuh anak-anak Palestina yang sedang melakukan aksi protes di Jalur Gaza.


sumber: infopalestina