Posting Gambar Eksekusi ISIS, Politisi Anti-Islam Perancis Diadili


Pemimpin partai Front Nasional sayap kanan Perancis, Marine Le Pen, secara resmi didakwa pada hari Kamis (01/03/2018) karena menposting gambar eksekusi oleh ISIS di Twitter pada tahun 2015.

Langkah yang diambil oleh seorang hakim di pinggiran kota Paris Nanterre terjadi setelah Majelis Nasional Perancis mencabut hak kekebalannya sebagai anggota parlemen pada November lalu. Anggota parlemen Eropa telah mengambil keputusan serupa pada bulan Maret 2017 mengenai masalah yang sama.

Pada bulan Desember 2015, Le Pen menposting tiga fotoeksekusi ISIS -di antaranya tubuh yang dipenggal dari jurnalis AS James Foley- dengan judul “ISIL is THIS!”. Hal itu terjadi setelah dirinya berselisih dengan seorang jurnalis yang telah membandingkan partainya dengan kelompok teroris.

Seorang jaksa Perancis kemudian membuka sebuah penyelidikan dan meminta kekebalan parlemen Le Pen’s EU dan French parliamentary dicabut.

Di bawah hukum Perancis, seseorang dapat menghadapi hukuman lima tahun penjara dan menerima denda sebesar € 75.000 (Rp 789 jutaan) jika terbukti bersalah atas tuduhan menyebarkan gambar kekerasan.

Sumber: World Bulletin

No comments

Isi komentar adalah tanggapan pribadi,tidak mewakili kebijakan kami. Admin berhak mengubah/menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah, pelecehan dan promosi. Setiap komentar yang diterbitkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Copyright © . Lemahireng Info All Right Reserved - KabarIslam | Berita Panas | Info Cerdas | Viral News | Nasional Hot | Tips Sehat | Updatechno | Breaking .
Powered by Blogger.