HEBOH, Permadi : SAYA INDONESIA SAYA PANCASILA Adalah PEMBODOHAN!

Lemahireng.info --- Seorang pengacara beken yang dikenal luas sebagai loyalis Soekarno, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Permadi Satrio Wiwoho, SH, mengkritik keras pernyataan Jokowi yang menyebut dirinya "Saya Jokowi, saya Indonesia, saya Pancasila."


Dalam video yang diunggah ke ruang media sosial, Permadi yang menyebut diri sebagai penyambung lidah Soekarno, menegur Jokowi yang pada pidato Hari Pancasila menyatakan, "Saya Jokowi, saya Indonesia, saya Pancasila".

Menurutnya pernyataan itu berlebihan dan menunjukkan kesombongan dan keangkuhan Jokowi, sekaligus menunjukkan ketidaktahuan Jokowi apa itu Indonesa, apa itu Pancasila.

"Sangat berbahaya dan merupakan pelecehan dan pembodohan kepada rakyat. Indonesia adalah negara, Pancasila adalah dasar negara atau ideologi negara. Pancasila dan negara tidak mungkin dan tidak bisa dipersonifikasi dalam dri seseorang, terutama dalam diri Anda dan diri Indonesia," tegas Permadi.

Lebih lanjut, Permadi mengatakan, bila Jokowi menyebut diri, "Saya Indonesia", berarti dia menganggap dirinya sebuah negara. Dan bila ia menganggap dirinya Pancasila, berarti ia adalah dasar negara.

Hal ini sangat fatal, mengingat sila pertama dalam Pancasila berbunyi Ketuhanan yang Maha Esa. Apakah ini artinya Jokowi merupakan bentuk Ketuhanan yang Maha Esa? [ pii ]

Untuk lebih jelasnya berikut transkrip selengkapnya pernyataan Permadi.

Saya Permadi Satrio Wiwoho yang menyebut diri penyambung lidah Bung Karno

Ingin melakukan penegoran dan peringatan kepada saudara Jokowi.

Saudara Jokowi,

Dalam peringatan Hari Kelahiran Pancasila saudara mengatakan Saya Jokowi, Saya Indonesia, Saya Pancasila.

Itu merupakan pernyataan yang berlebihan menunjukkan kesombongan dan keangkuhan saudara dan ketidaktahuan anda apa itu Indonesia dan apa itu Pancasila.

Ini sangat berbahaya karena merupakan pelecehan, merupakan pembodohan kepada rakyat.

Mengapa saya katakan demikian? Saya mengatakan bahwa Indonesia adalah negara. Pancasila adalah dasar negara atau ideologi negara.

Pancasila dan negara tidak mungkin dan tidak bisa dipersonifikasi dalam diri seseorang terutama dalam diri anda dan diri rakyat Indonesia. Karena itu merupakan pembodohan.

Pertama, anda mengatakan 'Saya Indonesia' itu berarti anda mengatakan saya negara. Anda mengatakan 'Saya Pancasila' itu arti nya anda mengatakan saya dasar negara.

Anda tahu bahwa sila pertama Pancasila itu adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, berarti anda mengatakan saya Ketuhanan Yang Maha Esa. Itu menunjukkan anda sangat amat sombong dan angkuh.

Tahukan anda dampak yang terjadi dengan ucapan anda? Dimana anda juga minta sosialisasikan ke seluruh Indonesia? Akibatnya televisi-televisi menjadi bodoh ikut menyatakan 'Saya Indonesia Saya Pancasila'. Tahukah artinya mereka itu semua?

Saudara Jokowi,

Saya menyatakan dampak yang paling hebat antara lain adalah akan banyak koruptor, bandar narkoba, pembunuh, pemerkosa, penjual negara, konglomerat hitam semua aka menepuk dada dan menyatakan 'Saya Indonesia Saya Pancasila'.

Dampak yang lebih mengerikan pada anak didik karena guru-guru akan kesulitan mengajarkan tentang negara. Sebab kalau guru bertanya apakah Indonesia? Maka anak didik akan menjawab : Saya Indonesia! Kalau ditanya Pancasila itu apa? Maka anak didik akan menjawab : Pancasila adalah saya.

Kita menjadi bodoh sebodoh-bodohnya suatu bangsa!

Ingat saudara, bahwa Bung Karno adalah penggali Pancasila. Presiden hebat kelewat-lewat tidak pernah berani berbicara 'Saya Pancasila'. Bung Karno mengatakan 'Saya Penggali Pancasila'. Pancasila mulia dan bukan mengatakan 'Saya Pancasila'.

Oleh sebab itu sudara akan dikutuk oleh Bung Karno di alam Tuhan nanti. Selain Bung Karno masih ada Tuhan di atas segalanya.

Tuhan akan mengutuk anda karena telah mempersamakan diri dengan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Tuhan akan mengirim azab yang dahsyat yang akan segera dilaksanakan.(dia) [ ts ]


Berikut video penuturan Permadi:

No comments

Copyright © . Lemahireng Info All Right Reserved - KabarIslam | Berita Panas | Info Cerdas | Viral News | Nasional Hot | Tips Sehat | Updatechno | Breaking .
Powered by Blogger.
close