Ribuan orang Sholat berjamaah di Pantai Parangtritis Jogjakarta 

Siang itu, Ahad (9/4) ribuan kaum muslimin tumpah ruah memadati pantai Parangtritis Baru.

Bersabar, Bersama Kesulitan ada dua Kemudahan. Itulah tausiyah yang meluncur dari bibir Ustadz Ibnu Alwan, di depan ribuan jamaah sholat dhuhur di Pantai Parangtritis Baru Bantul Yogyakarta. 



Sejak pagi rombongan demi rombongan beriringan turun dari bus yang mengangkut mereka dari seluruh penjuru kota Yogyakarta. Setiba di lokasi masing-masing rombongan mencari tempat yang teduh dan kemudian menggelar tikar.

 Berbagai kegiatan ditemui diantara para jamaah, mulai dari bincang-bincang ringan hingga diskusi seputar topik keislaman. Semua mengalir penuh keakraban di bawah naungan cemara laut.

Hingga tiba saat dhuhur dan adzan pun berkumandang. Jamaah dengan sigap berdiri dan berduyun-duyun bergerak menuju bagian pantai yang landai dan lapang di sebelah barat. Tikar, karpet, terpal dan apapun yang bisa menjadi alas dihamparkan. Meski panas terik menyengat namun jamaah yang telah siap bershaf-shaf tetap bersabar menunggu saudara-saudara mereka yang terus mengalir berdatangan.

Sambil menunggu jamaah yang lain, dengan dipimpin ustadz Dhuha jamaah melantunkan shalawat nabi. Shalawat yang dibaca bersama-sama menjadi penyejuk di tengah teriknya matahari. Terus dan terus shalawat dilantunkan hingga dirasa sebagian besar jamaah sudah siap. Iqomah pun lalu dikumandangkan.



Penuh kekhusyukan shalat dhuhur dilaksanakan. Seusai salam, ustadz Ibnu Alwan yang menjadi imam memberikan tausiyah tentang pentingnya kesabaran.



 “ Bersabarlah, sesungguhnya bersama kesulitan ada dua kemudahan. 



Akhirnya doa pun dimunajatkan, seluruh jamaah memohon agar Allah SWT untuk menguatkan, meneguhkan dan menurunkan pertolongannya bagi perjuangan penegakan syariah dan khilafah,” ujarnya. []MI Yogya

No comments

Copyright © . Lemahireng Info All Right Reserved - KabarIslam | Berita Panas | Info Cerdas | Viral News | Nasional Hot | Tips Sehat | Updatechno | Breaking .
Powered by Blogger.
close