Mengenal apa itu Bendera dan Panji Rasulullah SAW [ Download Materi ]

Lemahireng.info --- Di dalam banyak hadits tentang bendera atau panji Rasulullah saw. Disebut-sebut dengan menggunakan dua kata, yaitu al-liwa’ dan ar-rayah. Secara bahasa, dua kata ini sinonim, yang berarti bendera atau panji. Namun, dalam syari’at Islam, dua kata tersebut memiliki perbedaan. Secara sekilas, kita akan mengenal dua istilah tersebut.

Mengenal apa itu Bendera dan Panji Rasulullah SAW [ Download Materi ]

“Dan apa saja yang dibawa oleh Rasul (Muhammad) kepada kalian maka ambillah, dan apa saja yang dia melarang kalian darinya, maka berhentilah”. (QS. Al-Hasyr:7)

PENGERTIAN LIWA’ DAN RAYAH RASULULLAH SAW

LIWA’: Adalah bendera yang menjadi simbol bagi keberadaan kepala negara dan atau pemimpin militer tertinggi.

RAYAH: Adalah bendera yang menjadi simbol keberadaan para pemimpin di bawahnya (detasmen dll).

Jabir bin Abdillah meriwayatkan bahwa ketika Nabi saw. (sebagai kepala negara dan pemimpin tertinggi militer) masuk ke Makkah (pada saat penaklukan kota Makkah) membawa Liwa’ berwarna putih. (HR. Ibn Majah)

Mengenal apa itu Bendera dan Panji Rasulullah SAW [ Download Materi ]

Anas meriwayatkan bahwa ketika Nabi saw. mengangkat Usamah bin Zaid sebagai pemimpin pasukan yang akan memerangi Romawi, beliau yang mengikatkan Liwa’-nya. (HR. an-Nasa’i)

Rasulullah saw. pada saat memipin perang Khaibar bersabda: “Esok hari aku akan menyerahkan RAYAH kepada seorang laki-laki yang mencitai Allah dan Rasul-Nya dan dicintai Allah dan Rasul-Nya”. Kemudian beliau memberikannya kepada Ali ra. (HR. Bukhari dan Muslim)

Al-Mubarkafuri (Tuhfatul Ahwdazi Syarh al-Jami’ li at-Tirmidzi, IV/ 358) mengutip dari al-Mirqat, menyatakan:

وفي شرح مسلم الراية العلم الصغير واللواء العلم الكبير

“Dalam Syarh Muslim dinyatakan : RAYAH adalah panji berukuran kecil, sedang LIWA’ adalah bendera berukuran besar.”

Di dalam ‘Aunul Ma’bud, Syarh Sunan Abi Dawud:

وقال التوربشتي الراية هي التي يتولاها صاحب الحرب ويقاتل عليها وتميل المقاتلة إليها واللواء علامة كبكبة الأمير تدور معه حيث دار

“Berkata al-Turabasytiy: RAYAH adalah panji yang diserahkan kepada pemimpin perang, di mana pasukan berperang di bawah kepemimpinannya dan akan mempertahankannya. Sedangkan LIWA’ adalah bendera yang menunjukkan posisi pemimpin tertinggi (amir/khalifah/atau yang menggantikannya), dan ia akan dibawa mengikuti posisinya.” (al-Azhim Abadi, Abu Thayib Muhammad Syamsul Haqq: ‘Aunul Ma’bud, 2/182).

Imam Muhammad al-Hasan as-Syaibani Berkata:

ثُمَّ اللِّوَاءُ اسْمٌ لِمَا يَكُونُ لِلسُّلْطَانِ ، وَالرَّايَةُ اسْمٌ لِمَا يَكُونُ لِكُلِّ قَائِدٍ تَجْتَمِعُ جَمَاعَةٌ تَحْتَ رَايَتِهِ

“LIWA’ adalah bendera yang berada di tangan penguasa. RAYAH adalah panji yang dimiliki oleh setiap pemimpin divisi pasukan, di mana semua pasukan yang ada dalam divisinya disatukan di bawah panji tersebut.” (As-Syaibani, Muhammad al-Hasan, Syarh Siyar al-Kabir, 1/81)


WARNA LIWA DAN RAYAH RASULULLAH SAW

عن بريدة أن راية النبي صلى الله عليه وسلم كانت سوداء ولواؤه أبيض زاد ابن عباس مكتوب على لوائه لا إله إلا الله محمد رسول الله

“Dari Buraidah bahwasanya RAYAH Nabi saw berwarna HITAM dan LIWA’nya berwarna PUTIH. Ibnu ‘Abbas ra. menambah: “Tertulis pada LIWA’-nya : Laa ilaaha illaa Allah – Muhammadun Rasulullah.” (AL-Kattani, Abdul Hayyi, at-Taratib al-Idariyah, I/322)

يُونُسُ بْنُ عُبَيْدٍ مَوْلَى مُحَمَّدِ بْنِ الْقَاسِمِ قَالَ بَعَثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ إِلَى الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَسْأَلُهُ عَنْ رَايَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا كَانَتْ قَالَ كَانَتْ سَوْدَاءَ مُرَبَّعَةً مِنْ نَمِرَةٍ

“Yunus bin ‘Ubaid, maula dari Muhammad bin al-Qasim berkata: “Muhammad bin al-Qasim mengutusku kepada al-Bara’ bin ‘Azib. Aku bertanya tentang RAYAH Rasulillah saw. Al-Bara’ berkata: “RAYAH Rasulillah saw berwarna HITAM berbentuk SEGI EMPAT terbuat dari wool.”(HR. Ahmad, 30/589)
(كان رايته) تسمى العقاب كما ذكره ابن القيم وكانت (سوداء) أي غالب لونها أسود خالص

“Panji Rasulullah SAW dinamakan dengan AL-‘UQAB, sebagaimana disebutkan Ibnu al-Qayyim. Panji itu berwarna HITAM, yakni didominasi warna hitam polos.” (al-Munawi, Faidh al-Qadir, 5/217)


TULISAN LIWA’ DAN RAYAH RASULULLAH SAW

عن بريدة أن راية النبي صلى الله عليه وسلم كانت سوداء ولواؤه أبيض زاد ابن عباس مكتوب على لوائه لا إله إلا الله محمد رسول الله

“Dari Buraidah bahwasanya RAYAH Nabi saw berwarna HITAM dan LIWA’nya berwarna PUTIH. Ibnu ‘Abbas ra. menambah: “Tertulis pada LIWA’-nya : Laa ilaaha illaa Allah – Muhammadun Rasulullah.” (AL-Kattani, Abdul Hayyi, at-Taratib al-Idariyah, I/322. Al-Bakri, Muhammad bin ‘Allan, Syamsul Afaq, hal. 134)

Disajikan oleh: Utsman Zahid as-Sidany (Mudir Kulliyatul Mu’allimat Islamiyah (KMI) NDM Surakarta) [bengkelpemikiran]

Silahkan download

Makalah 1 di sini

Makalah 2 di sini

Makalah 3 di sini

Power Point 1 di sini

Power Point 2 di sini

Power Point 3 di sini

No comments

Copyright © . Lemahireng Info All Right Reserved - KabarIslam | Berita Panas | Info Cerdas | Viral News | Nasional Hot | Tips Sehat | Updatechno | Breaking .
Powered by Blogger.