MenKeu Sri Mulyani Sedih, Indonesia Banyak Uang tapi Tetap Miskin

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

MenKeu Sri Mulyani Sedih, Indonesia Banyak Uang tapi Tetap Miskin

Kamis, 02 Maret 2017
Lemahireng.info --- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan bahwa pertumbuhan yang tidak merata serta tingkat kemiskinan yang semakin tinggi di Indonesia bukan disebabkan ketidakmampuan pemerintah dalam pembiayaan ekonomi daerah.

Saat ini, uang dimiliki Indonesia sangat banyak namun kemiskinan masih tetap ada.

Sri Mulyani Sedih, Indonesia Banyak Uang tapi Tetap Miskin

Menurutnya, dana desa di 2017 sudah meningkat menjadi Rp60 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp46,9 triliun. Dana tersebut dipergunakan untuk kegiatan ekonomi di daerah seperti pelatihan bagi pengusaha kecil, pelatihan untuk ibu rumah tangga, hingga edukasi mengenai korporatisasi di daerah.

“Sehingga persoalan bukan masalah keuangannya. Kalau di negara miskin persoalannya enggak ada uangnya. Oleh karena itu, jadi persoalan yang makin rumit untuk memerangi kemiskinan,” ungkapnya di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Jakarta, Kamis (2/3/2017).

Menkeu merasa, selama ini yang menjadi permasalah Indonesia adalah tidak bisa mengelola apa yang dimiliki untuk memberantas kemiskinan. Karena saat ini memiliki uang tapi kemiskinan masih saja ada.

“Ujian seperti itu menggambarkan kualitas kita sebagai bangsa. Sudah punya uang, ada masalah enggak bisa menyelesaikan. Itu berarti kualitas kita tidak baik,” jelasnya.

Ia pun menuturkan, bukan hanya saat ini saja ia menjadi menteri keuangan, 10 tahun lalu pun ia menjadi menteri keuangan sehingga dirinya tahu jika jumlah uang dari 10 tahun lalu meningkat pesat. Namun kualitas pendidikan, kesehatan dan tingkat kemiskinan di Indonesia masih saja rendah.

“Kita semua baik yang ada di daerah dan di pusat, bersama untuk memerangi persoalan kemiskinan dan kesenjangan, bukan hanya masalah ada dan tidaknya uang,” tukasnya.[okz]