Soal video fitnah, Akhirnya Habib rizieq buka suara

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Soal video fitnah, Akhirnya Habib rizieq buka suara

Kamis, 02 Februari 2017
Lemahireng.info --- Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab blak-blakan soal video dan screenshot percakapan via WhatsApp yang membawa namanya dan Firza Huesin.

Menurut Rizieq, video yang beredar secara viral itu hanya salah satu bentuk fitnah untuk menjatuhkannya.

“Tentang beredarnya ada rekaman yang mengatasnamakan Firza Husein, saya katakan itu semua adalah fitnah,” kata Rizieq di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (1/2).

Rizieq menegaskan, Firza sudah membantah rekaman telepon, video, screenshot perbincangan jorok dan foto telanjang yang telah viral itu.

Firza, kata Rizieq, justru tak tahu-menahu soal video dan foto-foto seronok yang juga beredar melalui pesan WhatsApp itu.

“Beliau (Firza, red) tidak bertanggung jawab dan tidak tahu menahu. Bahkan beliau marah dan akan melakukan penuntutan terhadap yang melakukan rekayasa tersebut,” terang Rizieq.

Lebih lanjut Rizieq mengaku tidak ambil pusing dengan isu skandal itu. Dia menyakini selama membela umat, maka pasti selalu ada pihak yang ingin menjatuhkannya.

Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab mengaku sudah kenyang dengan fitnah.

“Adapun soal fitnah semacam ini, saya ini sudah kenyang,” tegasnya.


Pernyataan tersebut disampaikan Rizieq terkait video rekaman berisi dugaan percakapannya dengan Firza Husein via whatsapp.

"Saya ini sudah kenyang difitnah, "tegas Rizieq saat tiba di Mapolda metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi dugaa makar, Rabu (1/2)

Bukan kali ini saja, sebut Rizieq, sebelumnya ia pernah difitnah memiliki enam istri, sodomi anggota laskar FPI, selingkuh sama perempuan, terima sogokan Rp 100 miliar, sampai tuduhan serobot tanah negara. 

Terakhir ia difitnah menghina Pancasila dan anti Bhineka Tunggal Ika.

"Jadi udah segudang fitnah yang ada. Nah, jawaban saya terhadap fitnah-fitnah ini cukup yaitu hasbunallah wa ni'mal wakil ni'mal maula wa ni'mal nashir wa la haula wala quwwata illa billahil 'aliyyil 'azim," demikian Rizieq. (ut)