Simak, Benarkah Ada upaya Skenario Sudutkan TNI via Kasus Iwan Bopeng

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Simak, Benarkah Ada upaya Skenario Sudutkan TNI via Kasus Iwan Bopeng

Jumat, 24 Februari 2017
Lemahireng.info --- Pengamat politik Ahmad Baidhowi mensinyalir, saat ini ada skenario menyudutkan TNI dengan menggunakan kasus Fredy Tuhenay alias Iwan Bopeng. 

Simak, Benarkah Ada upaya Skenario Sudutkan TNI via Kasus Iwan Bopeng

Di mana, video ancaman Iwan Bopeng pada TNI menjadi viral, namun di sisi lain aparat kepolisian dinilai lamban menyelesaikan kasus pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat itu.

“Bisa saja skenario itu memancing oknum tentara atau pihak lain marah dan main hakim sendiri menyerbu tempat persembunyian Iwan Bopeng. Jika itu terjadi, maka TNI dipersepsikan sebagai pelanggar HAM,” tegas Ahmad Baidhowi kepada intelijen (23/02).

Baidhowi mengingatkan, pada kasus pembunuhan di LP Cebongan, Yogyakarta, anggota Kopassus mengeksekusi pelaku pembunuhan anggota TNI. 

“Jangan dibiarkan kasus ini berlarut-larut. Jangan sampai kasus LP Cebongan terulang,” tegas Baidhowi.

Menurut Baidhowi, sudah hampir seminggu aparat kepolisian tidak juga menangkap Iwan Bopeng dan seolah-olah terbentur oleh “kekuatan besar”. 

“Walaupun Iwan Bopeng itu kader PDIP, polisi harus segera menangkap, agar tidak memunculkan keresahan bagi rakyat dan anggota TNI,” papar Baidhowi.

Terkait reaksi kalangan TNI, Baidhowi berharap pihak kepolisian mencermati akun Twitter resmi Puspen TNI yang sudah memberikan “sinyal” akan bertindak terhadap Iwan Bopeng. 

“Polisi harus cepat merespon kicauan akun resmi Puspen TNI di Twitter itu,” pungkas Baidhowi. [itj]