Sorotan Nurul Fahmi dan Kalimat Tauhid serta perjuangan kaum muslimin

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Sorotan Nurul Fahmi dan Kalimat Tauhid serta perjuangan kaum muslimin

Rabu, 25 Januari 2017
Lemahireng.info --- Nurul Fahmi mengungkapkan alasannya mengibarkan bendera merah putih bertuliskan La Ilaha Illallah. Hal itu, kata ia, dilakukan sebagai bentuk rasa nasionalisme. 

"Hanya semangat untuk nasionalis, semangat berjuang bersama," kata Nurul, usai ditangguhkan penahanannya oleh polisi, Selasa, 2 Januari 2017.

Nurul merupakan simpatisan Front Pembela Islam (FPI) yang kedapatan membawa bendera merah putih dengan tulisan Arab saat berdemo di Mabes Polri, Senin, 16 Januari 2017 lalu. Ia pun ditangkap oleh Polres Jakarta Selatan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Kamis, 19 Januari 2017 malam.

Nurul Fahmi (28 tahun) akhirnya dipulangkan oleh kepolisian. Nurul ditangguhkan penahanannya setelah pimpinan Majelis az-Zikra Ustaz Arifin Ilham menemui Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Hamdalah, puji bagi Allah yang telah menggerakkan semuanya, terima kasih buat guru saya tercinta yang mulia Arifin Ilham, yang telah menjamin saya, semua ini berkah dari Alquran, dan pada istri saya dan anak baru lahir yang telah menunggu di rumah," ujar Nurul saat dijemput Ustaz Arifin Ilham.


Nurul juga berterima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya kepada Kapolri Tito Karnavian yang telah memberikan penangguhan penahanan.

"Pak Kapolri terima kasih atas penangguhan, Kapolda, Bapak Kapolres, Pak Kasat, Kanit dan semua bapak penyidik yang telah kooperatif pada saya, sahabat-sahabat saya yang di manapun berada terima kasih atas doa segalanya untuk saat ini," kata Nurul.[pi]

Tuliskanlah Kalimat Tauhid di Atas Kain hitam Atau Putih, Jangan yang Lain, Itulah Yang Dahulu Rasulullah Lakukan

Beberapa hari terakhir telah diramaikan berita soal bendera merah putih yang dituliskan huruf arab dan dibawa seseorang saat aksi bela ulama beberapa waktu lalu.

Nurul Fahmi (26), pelaku yang membawa bendera RI bertuliskan Arab di demo FPI. Apa motif dia membawa bendera tersebut?

"Pengakuannya, zaman dulu kan ada bendera BKR (Badan Keamanan Rakyat) dengan tulisan Arab, karena ada aksi ormas Islam sehingga dia membawa bendera tersebut," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Argo Yuwono seperti dilansir detikcom, Sabtu (21/1/2017).

"Masih didalami. Dia sudah ditahan di Polres Jaksel," kata Argo.

Sementara Itu Juru Bicara hizbut-Tahrir Ismil Yusanto mengatakan dalam twitternya, "Maka tuliskanlah kalimat tauhid di atas kain hitam atau putih, Jangan yang lain. Itulah yang dahulu Rasulullah lakukan."
Seperti diketahui, panji rasulullah adalah berwarna hitam dan putih bertuliskan kalimat tauhid atau laa illaha illallah.

Bendera Rasulullah dan Merupakan Panji Islam

Hal ini berdasarkan hadits : “Rayahnya (panji peperangan) Rasul SAW berwarna hitam, sedang benderanya (liwa-nya) berwarna putih”. (HR. Thabrani, Hakim, dan Ibnu Majah).



Dalam Musnad Imam Ahmad dan Tirmidzi, melalui jalur Ibnu Abbas meriwayatkan: “Rasulullah saw telah menyerahkan kepada Ali sebuah panji berwarna putih, yangukurannya sehasta kali sehasta. Pada liwa (bendera) dan rayah (panji-panji perang) terdapat tulisan ‘Laa illaaha illa Allah, Muhammad Rasulullah’. 

Pada liwa yang berwarna dasar putih, tulisan itu berwarna hitam. Sedangkan pada rayah yang berwarna dasar hitam, tulisannya berwarna putih”.