Praktik prostitusi berkedok pijat tradisional dikota ini di grebek aparat

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Praktik prostitusi berkedok pijat tradisional dikota ini di grebek aparat

Jumat, 20 Januari 2017
Lemahireng.info --- Praktik prostitusi berkedok pijat tradisional masih ditemukan di Surabaya.

Kali ini polisi menemukan pitrad esek-esek itu di Jalan Cipunegara, Kota Pahlawan tersebut.

Pitrad ini mempekerjakan empat terapis sebagai pekerja seks komersial, dengan tarif Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.

Namun, praktek pitrad plus-plus ini tak berlangsung lama setelah digerebek Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Dalam penggerebekan ini, Satreskrim menetapkan seorang tersangka, yakni Sutikno (59) selaku pemilik Pitrad Ria.

Pria yang tinggal di Jalan Ngagel Rejo Surabaya ini diamankan lantaran terbukti menyediakan layanan seks di tempat usahanya.

"Dari penangkapan tersangka ini, polisi menyita barang bukti satu buah kondom , satu buah sarung, satu buku tamu dan uang Rp 300 ribu," ujar Waka Satreskrim, Kompol Bayu Indra Wiguno.

Praktik prostitusi berkedok pijat tradisional

Dia mengatakan, modus yang dilakukan tersangka yaitu dengan mempekerjakan empat terapis perempuan sebagai PSK.

Kepada polisi, tersangka mengaku sudah empat tahun membuka jasa pitrad, tapi untuk layanan plus-plus ini baru berlangsung enam bulan.(jpnn)