Para Istri sangat dianjurkan baca ulasan sederhana ini..

Wahai para istri, Ketahuilah....

Untukmu yang sering menghitung-hitung kesalahan suamimu
Mendata kekurangan-kekurangan suamimu 

Sering lupa dengan kebaikan-kebaikan suamimu
Ingatlah, dia suamimu bisa saja menceraikanmu saat itu juga 

Menduakanmu saat itu juga
Mencampakkanmu saat itu juga

Menggantikan kedudukanmu dgn wanita yg lain saat itu  juga.

Tapi jika hal tersebut tidak mereka lakukan sampai detik ini

Bahkan terus bersamamu mendampingimu dalam suka & duka, memberimu nafkah lahir & batin semampunya 

Tetap menjadikanmu ibu dari anak-anakmu 
Maka hentikanlah tuntutan-tuntutanmu yang berlebih itu 

ilustrasi
Hentikanlah berharap terlalu banyak kepadanya Menuntut kesempurnaanya, Syukurilah suamimu

Karena engkau saat ini telah mnjadi salah seorang wanita paling beruntung di dunia...

Nabi bersabda : Jika ada seorang istri bicara pada suaminya "belum pernah saya melihat km berbuat benar"

Maka 40 tahun ibadahnya yang sudah diterima akan dicampakan oleh Allah SWT.

Naudzu Billahi Min Dzalik


WAHAI para ISTERI, 

Pernahkah kau perhatikan lebih jauh tentang sosok perkasa yang ada dirumahmu, yang menjadi separuh nyawamu itu, dan yang menjadi teman seumur hidup bagimu untuk menghabiskan hari?

Lihatlah dia dalam tidurnya ...

Tidur nyenyaknya seakan menggambarkan betapa seharian ini beliau begitu lelah guna mencukupi nafkah untukmu. Dia menyingsingkan lengannya dan mengusap keringatnya, demi dirimu untuk sebuah tercukupi. Katup sayu matanya mungkin tengah menahan derasnya air mata dalam tidur, karena jebolnya bendungan hati yang kian tergerus setumpuk masalah hidup. Tapi semua masih tertahan, karena tidak akan tega membiarkan kau dan keluargamu terlunta.

Lihatlah kaki kuat itu ...

Allah yang menopang tubuh renta suamimu, yang menjadi penopang ketika harus menyusuri dunia untuk sebuah kebahagiaanmu, wahai wanita. 
Bahkan seperti yang di sabdakan Nabi Muhammad salallahu alaihi wassalam, jikapun memang sesama manusia boleh bersujud, maka di kaki itu, kau harus meletakkan sujudmu dan memasrahkan tanganmu kepadanya.

Lihatlah gurat garis wajahnya ...

Kulitnya yang legam dan kasar itu menandakan beratnya perjuangannya. Seakan disana terukir sebuah perjuangan yang begitu melelahkan namun menenangkan seluruh anggota keluargamu. Dengan tanpa keluh walaupun sesekali bimbang dalam melintasi, namun tetep menyediakan pundak yang kuat, dan dada yang lapang demi kau bersandar. Lihatlah gurat wajah lelah itu, yang seakan semakin rapuh dari hari ke hari namun tetap teguh demi sebuah yang bernama tanggung jawab.

LIHATLAH PARA ISTERI YANG SHOLIHAH, DIALAH SUAMIMU ..

Lihatlah tangannya ...

Rasakan tangan berkulit kasar itu yang semakin hari semakin terasa kasar. Tangan itulah yang telah menyelamatkanmu menuju sebuah kehormatan dan menggandengmu pada sebuah perlindungan. Tangan inilah yang terkait dengan hati mereka dimana mereka seumur hidup menghabiskan hari harinya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Lihatlah mata mereka ...

Pandangan teduh itulah yang mendamaikanmu. Mengajakmu dengan lindungan dalam kekuatan mereka. Berharap kedamaian menyelimutimu, menghapus sedihmu dan kembali membawa senyum untukmu, wahai para ISTERI.

Pandangan teduh itu yang mengoyak arogansi dan kekuatan mereka demi sebuah cinta yang tulus untuk keluarga . Pandangan teduh yang juga begitu lelah.

Wahai para ISTERI, betapa banyak SUAMI yang tidak dapat memejamkan mata mereka karena beratnya pikiran dan tanggung jawab mereka saat ini. Subhanallah, maka bahagiakan dan alihkan sedikit beban mereka dengan sebuah kesenangan dan kesyukuran karena kehadiranmu. Bahagiakan mereka dengan meminimalisir keluhanmu atas mereka, dan menghadirkan senyum hari- hari mereka.

Lihatlah ketulusan hati mereka ...

Seorang lelaki yang dengan penuh pengayoman tulus dan pengabdian penuh, telah menghabiskan jatah umur mereka demi memegang kendali kapal rumah tanggamu. Mereka tak mengharapkan balas kecuali kesetiaanmu. Mereka tak mengharapkan puji kecuali kepandaianmu menjaga anak- anak dan kehormatan diri serta keluarga. Mereka tak mengharapkan pamrih kecuali dengan kebahagiaan, karena terjaganya pendamping yang shalihah di disisinya ..

Sungguh para wanita, ridho suamimu adalah kunci surga dunia bagi dirimu dan surga akherat untuk kau dan keluargamu. Maka hargailah .. 

Maka rendahkan suaramu, walaupun mungkin dalam amarahnya yang sempat memuncak. Tak apalah jika mengalahmu bisa menjadi sedikit balasan bagi kelegaan hati mereka. Allah akan tersenyum kepadamu, Allah akan ridho kepadamu, surgapun akan merindukanmu atas semua kebesaran hati dan keluasan jiwamu. ... 

Dan ... sudahkah hari ini kau memanjatkan doa untuk kemudahan jalannya , mengucapkan kata terimakasih untuknya, seraya mencium tangannya dengan penuh cinta ... , berjalan beriringan bersama menuju satu tujuan , Cinta Allah Azza Wa Jalla ...

Wahai para istri, Ketahuilah....

Wahai para istri, apakah akan membahayakan dirimu, apabila engkau menemui suamimu dengan wajah yang berseri­seri, dihiasi simpul senyum saat dia masuk rumah? Apakah memberatkanmu apabila engkau menyapu debu dari wajahnya, kepala dan baju serta mengecup pipinya? Apakah engkau merasa sulit, jika engkau menunggu sejenak disaat dia memasuki rumah dan tetap berdiri sampai dia duduk? 

Apakah akan meyulitkanmu, jikalau engkau berkata kepada suami: “Alhamdulillah atas keselamatan kanda, kami sangat merindukanmu wahai kekasihku?" Wahai para istri, berdandanlah untuk suamimu dan harapkanlah pahala dari Allah diwaktu engkau berdandan, karena Allah itu indah dan mencintai keindahan. 

Pakailah parfum yang harum dan bermake­up lah, serta pakailah busana yang paling indah untuk menyambut suamimu. Jauhi dan jauhilah bermuka masam dan cemberut, janganlah engkau mendengar dan menghiraukan perusak dan pengacau yang bermaksud merusak dan mengacaukan keharmonisanmu dengan suami. 

Janganlah selalu tampak bersedih dan gelisah, akan tetapi berlindunglah kepada Allah dari rasa gelisah, sedih, malas dan lemah. Janganlah berbicara kepada laki laki lain dengan lemah lembut, sehingga menyebabkan orang yang dihatinya ada penyakit mendekatimu dan menduga hal hal yang jelek ada pada dirimu. Selalulah dirimu dalam keadaan lapang dada, hati tentram dan ingat kepada Allah setiap saat. 

Ringankanlah suamimu dari setiap keletihan, kepedihan dan musibah serta kesedihan yang menimpanya. Suruhlah suamimu untuk berbakti kepada ibu bapaknya, didiklah anak anakmu dengan baik, isilah rumah dengan tasbih, tahmid, tahlil dan takbir. Perbanyaklah membaca Al­quran terutama surat Al­Baqarah, karena surat itu dapat mengusir setan. 

Bangunkanlah suamimu untuk sholat malam, doronglah dia untuk melakukan puasa sunah, ingatkan dia akan keutamaan bersedekah, dan janganlah engkau menghalanginya untuk menjalin hubungan silaturahim dengan karib kerabatnya. Perbanyaklah istighfar untuk dirimu, suamimu serta kedua orang tua dan seluruh kaum muslimin. 

Berdoalah kepada Allah agar dianugerahkan keturunan yang baik, niat yang baik serta kebaikan dunia dan akherat. Ketahuilah sesungguhnya Rabbmu Maha Mendengar doa. Allah SWT berfirman: “Dan Rabbmu berkata: “Serulah aku niscaya aku penuhi doamu.” (Al­Ghafir 60). 

Demikianlah renungan singkat ini wahai para istri, semoga bermanfaat, dan semoga engkau menjadi istri­istri yang sholehah, yang kelak akan menjadi penghuni syurganya Allah SWT. Aamiin. 

Wallahualam

Disarikan dari berbagai sumber

No comments

Copyright © . Lemahireng Info All Right Reserved - KabarIslam | Berita Panas | Info Cerdas | Viral News | Nasional Hot | Tips Sehat | Updatechno | Breaking .
Powered by Blogger.
close