Kisah dibalik Ayana Johye Moon, Mualaf muda Korea yang hebohkan sosmed -->

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Kisah dibalik Ayana Johye Moon, Mualaf muda Korea yang hebohkan sosmed

Kamis, 26 Januari 2017
Lemahireng.info --- Ayana Johye Moon sempat menghebohkan media sosial pada 2015, usai keputusannya memeluk Islam dan mengunduh fotonya yang berjilbab. Uniknya, saat ini Ayana tengah mewujudkan minatnya belajar Alquran, terutama usai menyadari invasi AS di Irak pada 2003 lalu.

Kisah dibalik Ayana Johye Moon, Mualaf muda Korea yang akhirnya Memeluk Islam
Ayana Johye Moon
Dilansir dari Malaysian Digest, Rabu (25/1), Ayana memposting videonya di YouTube pada Senin (23/1), dan mengaku tengah menelusuri internet demi mengumpulkan informasi tentang Irak, yang Islam merupakan agama resmi. 

Namun, ia mengungkapkan, ketertarikannya kepada agama sudah mulai sejak usia 8-9 tahun, dan menemukan kata Islam begitu menarik dan merasa itu tidak seperti nama agama.

"Jadi, saya mulai melakukan penelitian tentang Islam dan melihat mereka mengenakan pakaian longgar, menutupi wajah mereka dengan niqab dan mengenakan jilbab seperti saya hari ini," tutur dara berusia 22 tahun tersebut.

Ia menerangkan, rasa ingin tahunya tentang Islam tumbuh saat berada di sekolah tinggi dan diketahui guru serta orang tuanya, yang seperti Ayana karena sering mengasosiasikan Islam secara negatif. 

Tapi, usai melakukan banyak penelitian dan memperbanyak bacaan tentang kehidupan Muslim di Timur Tengah, mulailah persepsinya tentang Islam dan Muslim berubah secara perlahan.

Bertekad kuat memuaskan rasa ingin tahunya, Ayana mendaftar ke camp World Assembly of Muslim Youths (WAMY) di Korea selama tiga hari dua malam. Sejak itu, ia mengaku jadi lebih sering mengikuti program-program keagamaan yang banyak diselenggarakan masjid-masjid setiap pekan, sampai mengantarkan Ayana akhirnya benar-benar berkeinginan untuk bisa memeluk Islam.

"Saya bergabung dengan program mingguan di Masjid Salam Nuri dan di sana saya bertemu mentor saya, Paman Amin, dan saya belajar tentang Islam sampai saya menjadi seorang Muslim Korea," ujar Ayana.

Meski begitu, ia menambahkan, pengalamannya memeluk Islam bukanlah tugas yang mudah, terutama karena kekhawatiran kalau keluarga dan teman-temannya akan dirugikan akibat keputusannya memeluk Islam. 

Maka itu, Ayana menegaskan postingannya di YouTube tentang pengalamannya merupakan pengalaman pribadi, dan tidak mewakili komunitas Islam dan Muslim secara keseluruhan.

Jadi Selebgram Terkenal di Malaysia

Para pecinta Ayana mulai terlihat dari akun Instagramnya, yang memang banyak membagikan pengalamannya di Malaysia. Bahkan, tidak jarang postingan Ayana menjadi sangat ramai diperbincangkan, lantaran kerap menggunakan kata-kata berbahasa Melayu.

Saat ini, Ayana terdaftar di International Islamic University Malaysia, untuk lebih mengenal studi-studi tentang Islam. Jika sekilas melihat Instagramnya, Ayana memang tampak cukup baik menyesuaikan diri di Malaysia, termasuk untuk makanan lokal dan perbedaan cuaca yang dialaminya.

Jika Anda merupakan salah satu penggemar Ayana, mungkin bisa mampir ke Bangi Central pada Sabtu 28 Januari 2017 mendatang. Hal itu dikarenakan Ayana dijadwalkan untuk meet and greet dengan penggemar-penggemarnya, di butik desainer lokal Leeyana Rahman.

Kisah dibalik Ayana Johye Moon, Mualaf muda Korea yang hebohkan sosmed

"Jumpa saya di Bangi Central pada 28 Jan ini kerana saya akan menjadi princess untuk kamu semua, saya baru belajar bahasa Malaysia jadi saya kurang fasih," kata Ayana lewat akun @xolovelyayana yang langsung bisa mengundang komentar dari 200 ribu pengikutnya.

[republika]