Jawaban Kenapa Tidak Hamil Padahal terlambat datang bulan

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Jawaban Kenapa Tidak Hamil Padahal terlambat datang bulan

Rabu, 11 Januari 2017
Lemahireng.info --- Rupanya, terlambat datang bulan atau menstruasi bukan hanya karena faktor kehamilan saja. Tapi ada faktor lain yang menjadi penyebab mengapa seseorang mengalami haid yang terlambat.

Normalnya, menstruasi terjadi setiap 28 hari sekali. Bisa kurang ataupun lebih, tergantung pada kondisi fisik dan mental masing-masing wanita. Namun ada beberapa hal selain kehamilan yang dapat memengaruhi siklus tersebut.

Jawaban Kenapa Tidak Hamil Padahal terlambat datang bulan

Ketika seorang istri mengalami keterlambatan menstruasi, hal pertama yang terlintas di benak adalah karena hamil. Tapi ketika kemudian melakukan test kehamilan, ternyata hasilnya negatif. 

Dilansir Medical Daily, berikut 5 hal yang dapat membuat menstruasi menjadi terlambat:
 
Konsumsi obat
 
Dalam beberapa kasus, mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti pil KB, aspirin, dan ibuprofen dapat mengubah hormon dalam tubuh wanita yang mengatur siklus menstruasi. Efeknya menstruasi pun bisa saja datang terlambat ketika seseorang mengonsumsi obat-obatan tersebut. 
 
Kegemukan
 
Berat badan erat kaitannya dengan siklus haid atau menstruasi. Jika berat badan berlebih, ada kemungkinan siklus haid menjadi tidak teratur, kadang datang tiap bulan, kadang tidak untuk beberapa bulan.
 
Hal tersebut dikarenakan sel telur yang kecil-kecil yang mengakibatkan ketidak seimbangan hormon yang menyebabkan datang bulan menjadi tidak teratur. Kondisi ini disebut polycystic ovary syndrome (PCOS).
 
Kondisi tersebut tidak membutuhkan pengobatan namun tetap harus diperhatikan. Menurunkan berat badan harus menjadi prioritas utama. Caranya tentu saja dengan melakukan perubahan gaya hidup demi mengurangi berat badan.
 
Olahraga berlebih
 
Latihan fisik yang terlalu berlebihan dan dipaksakan dapat menimbulkan athletic amenorrhea. Umumnya kondisi ini banyak terjadi pada atlet, di mana mereka biasa ditempatkan pada tekanan tinggi untuk terus latihan fisik. 
 
Selain melatih fisik, biasanya hal ini juga dilakukan untuk menurunkan berat badan atlet. Nah, penurunan berat badan yang drastis dapat memengaruhi produksi hormon leptin. Perubahan itulah yang turut berkontribusi membuat siklus menstruasi menjadi tidak teratur. 
 
Stres
 
Selain merusak daya tahan tubuh, stres berlebihan juga bisa membuat menstruasi datang terlambat. Itu karena ketika seseorang stres, tubuh mengirim sinyal ke otak untuk berhenti melepaskan estrogen dan progesteron. Padahal kedua hormon ini diperlukan dalam proses menstruasi.
 
Polycystic ovary syndrome (PCOS)
 
Polycystic ovary syndrome (PCOS) atau sindrom ovarium polikistik merupakan gangguan hormonal yang umum di kalangan wanita usia reproduksi. Wanita dengan PCOS memiliki banyak kista kecil yang terletak di sepanjang tepi luar dari masing-masing ovarium (indung telur). Hal ini menyebabkan tidak adanya ovulasi dan hormon menjadi tidak seimbang di dalam tubuh.
 
Akibatnya, siklus menstruasi pun menjadi tak teratur dan menyulitkan wanita untuk mendapatkan keturunan. Wanita dengan kondisi PCOS bisa mengalami menstruasi setiap dua minggu, setiap tiga sampai enam bulan, bahkan mungkin setahun sekali. 
 
Selain periode menstruasi yang tidak teratur atau berkepanjangan, gejala umum lain wanita dengan PCOS di antaranya pertumbuhan rambut berlebih, jerawat, dan kelebihan berat badan.[suaraislam]
 
(Haifa HR)