Hanya 2 Pilihan Saudaraku, Diam Atau Berteriak Lantang Suarakan Kebenaran

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Hanya 2 Pilihan Saudaraku, Diam Atau Berteriak Lantang Suarakan Kebenaran

Jumat, 20 Januari 2017
DIAM ATAU BERTERIAK LANTANG MENYUARAKAN PERJUANGAN

Saudaraku,
Ada 2 pilihan untuk kita dalam perjuangan dakwah ini, diam atau berteriak lantang menyuarakan perjuangan syariah dan khilafah dengan terus terang. Kita semestinya memilih yang kedua.
.
Memilih diam atau menyembunyikan visi misi perjuangan memang lebih aman. Tapi mana ada perubahan bisa dilakukan oleh kelompok yang pendiam? Inilah jalan dakwah yang ditunjukkan oleh Rasulullah. Dan ini pula jalan perubahan. Ternyata, secara faktual pilihan ini terbukti benar. Melalui dakwah yang gencar dilakukan secara terbuka, kini masyarakat menjadi lebih mengerti syariah dan khilafah serta mendukungnya.

.
Ingat saudaraku,
Pejuang sejati di setiap zaman selalu ada. Jika mereka lelah karena mengusung kebenaran, maka Allah akan menguatkan kembali. Tapi jika mereka lelah karena tergoda dunia, maka akan ada banyak pejuang yang rela menggantikannya. Dakwah tidak pernah kehabisan pejuang. Kereta dakwah akan terus melaju menghancurkan setiap penghalang dan akan berhenti di stasiun kemenangan.
.
Semoga Allah selalu menguatkan kita di jalan dakwah, menuntun kita di kala lelah melanda, menghibur dengan janji kemenangan di kala sedih dan duka, bahwa khilafah akan segera tercapai di tangan kita.
.
Saudaraku,
Tentu saja, perjuangan ini tidak mudah. Ada banyak tantangan dan hambatan yang akan menghadang. Kita tidak boleh gentar menghadapi itu semua, karena semua itu adalah sunnatullah yang selalu menyertai setiap episode dakwah. Mana ada perjuangan tanpa hambatan. Yang penting kita harus melaluinya dengan penuh keteguhan dan kesabaran.
.
Jika cobaan sepanjang sungai, maka seharusnya kesabaran seluas samudera.
Jika harapan seluas hamparan, seharusnya ikhtiar itu seluas langit yang membentang.
Jika pengorbanan sebesar bumi, seharusnya keikhlasan itu seluas jagad raya.
Kesabaran dan istiqamah lahir oleh karena sebuah keyakinan bahwa Allah SWT selalu bersama dengan hamba Nya yang memperjuangkan risalah-Nya.
.
Dan ingatlah saudaraku,
Kemenangan Islam adalah janji Allah, dengan atau tanpa kita. Jika kita tidak mengambil peran perjuangan, pasti akan ada yang lain. Bukan Islam yang memerlukan kita, tapi kita lah yang membutuhkan Islam.
.
Hidup adalah pilihan. Mau mengambil peran perjuangan atau tidak. Maka, teruslah melangkah, meski semua manusia berhenti. Teruslah melangkah, meski duri tajam mengoyak kaki. Pelaut ulung tidak lahir dari laut yang tenang. Begitu pula aktifis dakwah yang tangguh, tidak lahir dari jalan dakwah yang mulus.
.
Jatuh bangun dalam dakwah itu biasa. Bangkit dari jatuh itu baru luar biasa. Yang penting adalah berapa kali kita bangkit setelah terjatuh.
.
Jangan katakan “Wahai Allah, masalahku sangat besar”, tapi katakan “wahai masalah, Allah itu Maha Besar”. .

Berbagai masalah itulah yang membuat kita bertahan dan berTuhan. Jika kita lari dari masalah, berarti kita lari dari kasih sayang Allah. Pemenang adalah orang yang pandai bersyukur dan berusaha bangkit dari masalah.
.
Bersiaplah menjadi pemenang. Pemenang dalam pertarungan sengit antar peradaban. Hanya akan ada satu peradaban yang memimpin dunia. It is time for khilafah to lead the world, the greatest ages ever… Allaahu Akbar!![bringislam.web.id]