Habib Novel : Video Firza Bentuk Kepanikan Musuh Habib Rizieq

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Habib Novel : Video Firza Bentuk Kepanikan Musuh Habib Rizieq

Senin, 30 Januari 2017
Lemahireng.info --- Sebuah video berisi rekaman pembicaraan suara perempuan yang disebut bernama Firza Husein dengan seseorang bernama Ema yang beredar secara viral sejak Minggu (29/1). 

Dalam video itu, sosok perempuan itu sedang membicarakan seseorang yang disebut dengan nama Habib Rizieq. Tak hanya itu, muncul pula screenshot percakapan melalui layanan WhatsApp antara Firza dengan seseorang yang disebut sebagai Habib Rizieq menyertai video berdurasi sekitar empat menit itu. Bahkan ada screenshot berisi percakapan jorok dan foto-foto vulgar. 


Namun video tersebut diyakini sebuah editing, dan diyakini pula video dibuat oleh orang yang memusuhi Habib Rizieq untuk menyebar fitnah yang keji. Sekretaris Jenderal Dewan Syuro DPD FPI DKI Jakarta, Novel Bamukmin, menuding pihak-pihak yang memusihi Habib Rizieq Shihab tengah panic, sehingga menggunakan segala macam cara untuk menyudutkan imam besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut. 

“Mereka sudah panik dan menyerang kami secara membabi buta. Mereka menghalalkan dengan berbagai cara keji dan fitnah yang biadab," tegas Novel, dikutip dari JPNN, Senin (30/1). 

Kendati demikian pria yang kondang disapa dengan panggilan Habib Novel itu sudah mendeteksi pihak yang membuat video dan menyebarkannya. Hanya saja, Novel enggan membebernya ke media. 

"Kalau saya gak mau sebut nama atau pihak. Nanti malah tambah fitnah. Yang jelas mereka-mereka yang berlindung ke pihak besar,” tegasnya. 

Novel menegaskan, penyebar video fitnah itu berambisi menjatuhkan FPI dan Habib Rizieq. Meski demikian dia meyakini hal itu tak akan berpengaruh ke Habib Rizieq ataupun FPI. 

Sementara itu, anggota tim advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Kapitra Ampera, memastikan akan melaporkan penyebar video yang isinya seolah-olah percakapan tentang perselingkuhan Habib Rizieq Shihab dengan seorang perempuan bernama Firza Husein tersebut. 

Kapitra mengatakan, pihaknya telah mendeteksi penyebar video yang menjadi viral sejak Minggu (29/1) itu. Namun, GNPF-MUI memilih untuk menempuh jalur hukum. 

"Kita sudah menginvestigasi orang ini, tapi kita gak mau langsung terpanc‎ing. Kita akan laporkan orang yang menyebarkan untuk dikenakan pasal UU ITE (Undang-Undang Informasi Elektronik, red),” tegas Kapitra kepada awak media, Senin (30/1). 

Lebih lanjut Kapitra mengatakan, tim advokasi GNPF-MUI sudah memperoleh identitas penyebar video itu. Pelakunya berinisial MR dan LP alias A.  

"Kita akan buat laporan ke Bareskrim Polri secepatnya. Tapi kami rapat dengan tim advokasi agar laporan yang kita buat lengkap dan memudahkan polisi untuk mengusutnya," jelas Kapitra.[metrojambi]