Dijemput Ustadz Muhammad Arifin Ilham, Nurul Fahmi Al Hafizh akhirnya Bebas

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Dijemput Ustadz Muhammad Arifin Ilham, Nurul Fahmi Al Hafizh akhirnya Bebas

Selasa, 24 Januari 2017
Lemahireng.info --- Nurul Fahmi Al Hafizh yang ditahan karena kasus bendera merah putih bertuliskan kalimat tauhid akan segera bebas. Begitu disampaikan Ketua Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina, Ferry Nur berdasarkan informasi yang diperolehnya dari pimpinan Majelis Azzikra Sentul, Ustadz Ustadz Muhammad Arifin Ilham. 


"Ustadz Muhammad Arifin Ilham yang akan menjemput langsung Al-Hafizh Nurul Fahmi dari tahanan," kata Ferry dalam pesan tertulis yang tersebar melalui Whatsapp Grup. 

Ferry pun mengajak untuk mendoakan Fahmi tetap tegar dan sabar menghadapi ujian yang sedang dialami. 

"Dan siapapun yang membantu Nurul Fahmi Al Hafizh sehingga bisa bebas dan keluar dari tahanan, mendapatkan pahala yang besar dari Allah Subhanahu wata'ala serta mendapatkan syafa'at Al-Quran di akhirat nanti," pintanya.

Polisi menahan Nurul Fahmi karena mengibarkan bendera dengan tulisan kalimat syahadat saat demo Front Pembela Islam dan ormas Islam pada Senin (16/1) di depan Mabes Polri, Jakarta.[wid]

Ustaz Arifin Ilham Sempat Temui Kapolri

Ustaz Arifin Ilham mengaku tersentuh saat melihat Nurul Fahmi dipenjara lantaran hanya tidak sengaja dan tidak mengetahui larangan mencorat-coret bendera merah putih. Apalagi, kata dia, Nurul baru mempunyai bayi dan istrinya merupakan penghafal Alquran.

"Istri dan beliau juga orang yang senang menghapal Alquran, jadi tersentuhlah hati hingga datang ke Jenderal Tito memohon kebijakan Polri untuk menangguhkan tahanan pada Nurul, dan Alhamdulilah diterima oleh beliau," ujar Ustaz Arifin saat ditemui di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa (24/1).

Sebelumnya diberitakan, Polres Metro Jakarta Selatan mengabulkan permohonan penangguhan penahanan untuk tersangka penghinaan lambang negara, Nurul Fahmi (20). Ia dipulangkan ke rumahnya setelah pimpinan majelis Az-Zikra Ustaz Arifin Ilham mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

"Sudah empat hari proses penyidikan dan alhamdulillah kita kedatangan Ustadz Arifin Ilham dan istrinya mengajukan permohonan penangguhan penahanan," ujar Kabag Mitra Div Humas Polri, Kombes Awi Setiyono.

Untuk diketahui, polisi telah meringkus seorang pria yang ikut dalam aksi yang digelar Front Pembela Islam (FPI) di Mabes Polri, Senin (16/1) lalu. Tersangka berinisial NF tersebut ditangkap lantaran saat aksi tersebut kedapatan membawa bendera merah putih yang dicorat-coret di bagian tengahnya dengan tulisan Arab.

Argo mengatakan, pemuda asal Klender tersebut ditangkap oleh Polres Jakarta Selatan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis (19/1) malam. Dalam kasus ini, NF terancam dipenjara lima tahun sesuai dengan Pasal 68 UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Lambang Negara.

Seperti dibaritakan sebelumnya bahwa Tersangka penghinaan lambang negara, Nurul Fahmi (28) kini sudah dipulangkan ke rumahnya di Klender, Jakarta Timur. Nurul keluar dari Polres Jakarta Selatan setelah pimpinan majelis Az-Zikra mendatangi Polres Jakarta Selatan, Selasa (23/1) siang ini.[rol]