WOUW..!!! FPI bikin ulah dilokasi gempa Aceh -->

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

WOUW..!!! FPI bikin ulah dilokasi gempa Aceh

Jumat, 09 Desember 2016
LemahirengMedia.info --- Tak hanya getol mendesak aparat penegak hukum menyelesaikan proses hukum kasus penistaan agama Ahok, FPI juga ikut berpartisipasi dalam membantu korban gempa di Bireun, Pidie, dan Pidie Jaya, Provinsi Aceh.

"Perwakilan DPP (FPI) akan berangkat ke sana hari ini atau besok," kata Direktur Hilal Merah Indonesia FPI, Habib Ali Alhamid kepada Rimanews, hari ini.


Gempa bumi yang mengguncang Aceh, kemarin pagi, telah menewaskan 102 orang dan meluka ratusan warga di tiga kabupaten yang mengalami dampak gempa cukup parah. Tak hanya itu, ratusan bangunan juga roboh akibat gempa 6,5 Scala Richter selama 15 detik itu.

Habib Ali menjelaskan, FPI sudah membuka posko relawan di sejumlah titik bencana, sejak Rabu kemarin. "Dicover sementara oleh FPI daerah terdekat, ada FPI Aceh, Langkat, dan Medan," ujarnya.

Dari Jakarta, kata Ali, belum berencana mengerahkan relawan dalam jumlah besar karena yang dibutuhkan dalam penanganan darurat bencana saat ini adalah alat berat karena bangunan roboh.

"Kita enggak pengen relawan kita nanti cuma ngungsi ke sono atau malah nonton," sambung Ali.

Sementara itu mengenai bantuan kemanusiaan yang akan disalurkan untuk korban bencan, Ali mengatakan, seluruh bantuan sudah disiapkan. "Kita enggak ada pakaian layak pakai, semua baru. Ada logistik juga. Kita sedang pikirkan untuk pengirimannya kan jauh," kata dia.

Alternatifnya, kata Ali, tim akan membelanjakan kebutuhan dari dana yang dikumpulkan dari donatur di dekat lokasi bencana. [rnc]

FPI Kerahkan Relawan dan Buka Posko Kemanusiaan

Front Pembela Islam (FPI) akan mengerahkan relawan ke lokasi gempa di Pidie Jaya Aceh untuk membantu para korban. Saat ini, relawan FPI Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) sedang berkoordinasi untuk membuka posko.

“Mohon doa, saat ini Tim Relawan FPI Aceh & Sumut sdg koordinasi utk buka Posko Kemanusiaan Gempa Aceh. Kabar akan kami update, Insya Allah,” cuit Twitter resmi ‏@DPP_FPI, Rabu (7/12).

Informasi yang dihimpun, gempa tektonik berkekuatan 6,5 yang mengguncang Pidie Jaya Aceh telah menelan 21 korban jiwa. Sejumlah bangunan rusak parah, termasuk masjid dan pertokoan.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 05.03 WIB itu dirasakan sampai ke Banda Aceh, Langsa, hingga Simeulue. Sejumlah rumah porak-poranda. Masyarakat setempat juga mengungsi untuk menghindari gempa susulan.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak pada 5,25 lintang utara dan 96,24 bujur timur, tepatnya di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 15 km. Gempa tidak memicu tsunami. Masyarakat panik dan berhamburan ke luar rumah.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh, gempa sangat kuat dirasakan selama 15 detik di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Pidie.

post-feature-image

Salah satu mahasiswa di Banda Aceh, Muhammad Afif yang tinggal di Kahju, juga ikut merasakan gempa. Dia langsung berpindah tempat menuju Ulee Kareng.

“Karena dekat dengan pantai, saya khawatir, untuk lebih aman, saya pindah ke rumah teman di Ulee Kareng sementara,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, evakuasi terhadap korban gempa terus berlangsung di Pidie Jaya Aceh. (kl/ps)