Waduh detik beritakan pejalan kaki ke jakarta tinggal 86 orang Republika ribuan

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Waduh detik beritakan pejalan kaki ke jakarta tinggal 86 orang Republika ribuan

Kamis, 01 Desember 2016
LemahirengMedia.info. Bukan detik namanya kalau pemberitaannya tidak menyudutkan kaum muslimin. Lihat saja dia bilang kaum muslimin dari Ciamis yang jalan kaki ke Jakarta hanya tersisa 86 orang saja. Sungguh anu sekali!

Waduh detik beritakan pejalan kaki ke jakarta tinggal 86 orang Republika ribuan

Fakta nya? Meski larangan dari PO. BUS telah dicabut, mereka ingin membuktikan keseriusan tekadnya untuk jalan kaki dari Ciamis menuju Jakarta. Dan hingga saat ini masih ribuan yang meneruskan perjalanannya.

Salah satu peserta aksi pun membungkam pemberitaan hoax dari detik dengan menayangkan siaran langsung dari TKP dan menuliskan caption-nya; “Yang bilang aksi ini hanya 86 orang siapa?” Ini videonya (Muhammad Fathurrahman)

Berbeda dengan detik, republika memberitakan “Tiba di Bandung, Peserta Aksi Jalan Kaki Ditargetkan Capai 5.000 Orang”

Koordinator aksi jalan kaki dari Ciamis menuju Jakarta Saeful Khiyar menargetkan jumlah peserta akan bertambah hingga mencapai lima ribu orang setelah memasuki kawasan Bandung Rabu, (30/11). Apalagi hari ini sedang ada aksi umat Islam di Kota Kembang tersebut.

Ia mengatakan jumlah massa terus bertambah seiring wilayah yang dilewati. Ia pun mengaku amat bersyukur karena di sepanjang perjalanan masyarakat terus memberi dorongan spiritual maupun makanan dan minuman. Ia optimistis jumlah massa mampu mencapai lima ribu ketika sudah bergabung dengan massa dari Bandung.

“Peserta masih bertahan sekitar dua ribu. Kalau menurut info banyak yang mau ikut dari Bandung sambil ikut jalan kaki. Jadi kalau sampai lima ribu bisalah kira-kira,” katanya.

Mulanya aksi ini, kata Saeful diikuti sekitar tiga ribu orang saat berjalan kaki dari Ciamis pada Senin, (28/11). Namun banyak peserta aksi yang perempuan dipulangkan kembali ke Ciamis karena akan diangkut menggunakan mobil pribadi ke Jakarta. Sehingga pada Selasa, jumlah mereka hanya sekitar 500. Tetapi ternyata jumlah itu terus bertambah dengan keikutsertaan peserta lain di sepanjang rute perjalanan. “Semalam banyak yang gabung dari Garut 700-an, dari Sumedang 300-an orang,” ujarnya.

Diketahui, tuntutan mereka adalah supaya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditangkap setelah ditetapkan sebagai tersangka. Nantinya mereka pun berencana bergabung dalam aksi bela Islam jilid III pada 2 Desember mendatang. (republika)