Ternyata Aksi Bela Islam mampu gagalkan Strategi Pecah Belah Rand Corporation -->

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Ternyata Aksi Bela Islam mampu gagalkan Strategi Pecah Belah Rand Corporation

Senin, 19 Desember 2016
Ketua Komisi Kerukunan Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor Ustaz Iyus Khaerunnas mengungkap strategi pecah belah ala Rand Corporation untuk umat Islam khususnya di Indonesia.



Menurut Ustaz Iyus, pusat penelitian dan kajian strategis tentang Islam di Amerika Serikat (AS) itu membagi umat Islam menjadi empat kelompok.

"Pertama adalah kelompok liberalis, sekuleris. Kelompok ini mengikuti apa maunya mereka, bahkan didukung dengan dana dan berbagai fasilitas untuk selalu menyerang Islam," ujarnya dalam Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh Harakah Sunniyyah Masyarakat Islami (HASMI) di Masjid Salman Al Farizi, Jl Padjajaran Bogor, Ahad (18/12/2016).

Kedua, kata Ustaz Iyus, adalah kelompok moderat. "Lalu yang ketiga adalah kelompok tradisional, kelompok ini jumlahnya paling besar," ungkapnya.

Dan yang keempat menurut Rand Corporation adalah kelompok radikal. "Nah kelompok ini yang dianggap berbahaya bagi barat, mereka ini adalah gerakan yang memperjuangkan Islam secara kafah. Dan kelompok ini yang paling sering difitnah," kata Ustaz Iyus.

Namun, strategi tersebut saat ini sudah bisa dikatakan gagal. "Kenapa, karena sejak adanya Aksi Bela Islam, semua umat Islam baik dari kalangan moderat, tradisional dan radikal (yang menurut Amerika itu) sekarang sudah bersatu," jelas Ustaz Iyus.

Oleh karena itu, menurutnya, persatuan umat saat ini harus tetap dipertahankan bahkan harus selalu ditingkatkan dengan berbagai cara, diantaranya banyak bersilaturahim dan membuat kegiatan bersama.

(Suaraislam)