Kenapa Kompas Online dan Media Indonesia Tidak Beritakan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah -->

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Kenapa Kompas Online dan Media Indonesia Tidak Beritakan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah

Selasa, 13 Desember 2016
Kompas Online dan Media Indonesia tidak memberitakan gerakan shalat subuh berjamaah di berbagai kota seperti Bandung, maupun lainnya, Senin (12/12).


Dalam pantauan suaranasional, jam 9.25 WIB kedua media online itu tidak ada berita tentang shalat subuh berjamaah 1212 di Masjid Pusdai Bandung yang dihadiri Kapolri Tito Karnavian, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) maupun tokoh-tokoh lainnya.

Tribunnews.com memberitakan pernyataan Aa Gym dalam shalat subuh berjamaah 1212. Selain itu, media online ini juga menuliskan artikel pernyataan Anies-Baswedan yang meminta keadilan saat hadir shalat subuh berjamaah di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta.

Nampak sekali, tribunnews.com, hanya memuat pernyataan beberapa tokoh yang hadir dalam shalat subuh berjamaah tidak memberitakan jumlah jamaah yang hadir. Sedangkan Detik.com, memberitakan, shalat subuh berjamaah di berbagai kota seperti Bandung, Jakarta, Bekasi.

Dalam pemberitaan detik, shalat Subuh berjamaah di Masjid Sunda Kelapa Jakarta penuh dengan jamah bahkan pesertanya sampai ada di luar masjid.

Republika Online memberitakan gerakan shalat subuh berjamaah 212 di berbagai kota seperti Bandung, Jakarta, dan Tasikmalaya.(yk/suaranasional)