Kementerian Pertahanan Rusia Pastikan Tak Ada yang Selamat Dalam Kecelakaan Pesawat Militer -->

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Kementerian Pertahanan Rusia Pastikan Tak Ada yang Selamat Dalam Kecelakaan Pesawat Militer

Selasa, 27 Desember 2016
LemahirengMedia.info --- Kementerian Pertahanan Rusia, Ahad (25/12), mengatakan tidak ada penumpang yang selamat di pesawat TU-154, yang jatuh di Laut Hitam. Total penumpang 91 orang, yang mayoritas pasukan militer.


“Tidak ada tanda-tanda ada yang hidup di titik jatuhnya pesawat militer Rusia,” kata pernyataan Dephan Rusia, seperti dilansir Sky News Arabia, Ahad. Sejah uni, sudah empat mayat ditemukan.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin memerintah melakukan penyelidikan atas jatuhnya pesawat yang baru lepas landas 20 menit itu. Pesawat yang berangkat dari Moskow ini, sempat singgah di bandara Sochi untuk mengisi bahan bakar dan terbang kembali menuju Lattakia, Suriah.

Putin memerintahkan perdana menteri untuk membentuk komite khusus pemerintah menyelidiki insiden ini. Dia juga mengungkapkan, terlalu dini mengaitkan kecelakaan itu dengan serangan “teroris”.

Menurut keterangan Dephan Rusia, pesawat yang dibuat era Uni Soviet itu mengangkut 64 anggota militer Divisi Orkestra, sembilan wartawan dan delapan awak pesawat. Puluhan pasukan itu dikirim untuk menghibur tentara Rusia yang bertugas di pangkalan Hmuaimim di Lattakia, Suriah, selama libur Natal dan Tahun Baru.

Pesawat ini rutin melakukan penerbangan ke Rusia untuk mengangkut logistik dan militer.

Terkait insiden ini, sejumlah tokoh pejuang Suriah menganggap itu sebagai balasan langsung dari Allah atas pembantaian Rusia terhadap warga Suriah. Salah satunya, ulama mantan anggota dewan Syariah Ahrar Al-Syam, Abu Yaqdhan Al-Misri.

Dalam akun Telegramnya, ia mengomentari insiden itu dengan menyitir sebuah ayat dalam Al-Qur’an yang artinya “Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri”. Kiblat