Ini Bantahan soal berita Kiai Said Makelari Tanah di Malang yang lagi viral di sosmed -->

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Ini Bantahan soal berita Kiai Said Makelari Tanah di Malang yang lagi viral di sosmed

Sabtu, 31 Desember 2016
LemahirengMedia.info --- Belakangan, beredar berita tentang terlibatnya Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam jual-beli tanah di Kelurahan Karang Besuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur. Tanah milik H. 

Ini Bantahan soal berita Kiai Said Makelari Tanah di Malang yang lagi viral di sosmed

Qosim ini dijual kepada seseorang. Posisi Kiai Said dalam berita itu adalah makelar yang menjanjikan bahwa di tanah tersebut akan dibangun Islamic Center. 

Pembeli tanah dari H Qosim atas nama Denny M Syafullah membantah berita tersebut. Menurut dia, berita tersebut sangat jahat. “Ini berita jahat. Ini orang jahat. Seribu persen bohong!” katanya di gedung PBNU, Jakarta, pada Kamis (29/12). 

Denny sebelumnya mengetahui bahwa berita itu memang sudah keluar setelah Muktamar NU di Jombang pada 2015 lalu. Tapi dia tidak bereaksi apa-apa. 

“Dulu udah keluar baru muktamar, tapi tidak menyebut nama saya, makanya saya diamin. Sekarang menyebut nama saya,” ujar pria yang pengusaha ini. 

Menurut dia, tanah itu menjadi milikinya hanya selama setahun. Kemudian sudah dijual lagi. Dan dia tidak tahu apa-apa lagi dengan tanah tersebut. 

Yang jelas adalah, jual-beli tanah ini tidak ada kaitannya dengan Kiai Said Aqil Siroj. Dia juga mengaku siap untuk menjadi saksi untuk kasus tersebut. 

Denny juga mengaku telah menelepon H Qosim. H Qosim juga membantah berita tersebut. Orang yang membuatnya adalah pihak yang menghendaki Kiai Said medun (turun dari Ketua Umum PBNU). 

Kemudian Denny juga menunjukkan tulisan tangannya yang dibubuhi tanda tangan dan materai senilai 6000.

Berikut isi tulisan tersebut:
Surat Pernyataan
Yang bertanda tangan di bawah ini 

Nama : H Denny M Syafullah SH Alamat : Jalan Cipinang Cempedak IV /1 Polonia Jakarta Timur 
Agama : Islam 

Dengan ini menyatakan bahwa:1. Saya pembeli tanah milik haji Kosim warga kelurahan Karang Besuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang. 2. Bahwa waktu membeli tanah tidak ada kaitan dengan KH Said Aqil Siroj (Ketua Umum PBNU). Dan KH H Said Qil Siroj tidak pernah tahu-menahu mengenai proses jual beli tanahnya.3. Tanah tersebut sudah bayar lunas.4. Sewaktu membeli tanah tersebut tidak pernah menyebut-nyebut sebagai lahan Islamic Center. 

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan saya dipertanggungjawabkan sebagaimana mestinya. 

Jakarta, 29 Desember 2016

H Denny M Syafullah SH

Sebelumnya diberitakan Ada upaya memutarbalikkan fakta dan opini dalam kasus tanah milik H Qosim, warga Kelurahan Karang Besuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, yang tertipu KH Said Aqil Siraj, karena dijanjikan dibangun Islamic Center tapi ternyata dijual ke gereja. Namun upaya rekayasa itu tampaknya sia-sia bahkan menjadi bumerang.


Baca Juga : Said Aqil Kejam, Kata KH Lutfi Abdul Hadi, Keluarga Korban Penjualan Tanah ke Gereja

Rekayasa pemutarbalikan fakta itu justru menimbulkan reaksi keras para kiai saksi kunci - termasuk keluarga koban - terhadap perilaku dzalim Said Aqil terhadap Abah Qosim (panggilan akrab H Qosim). Mereka yang sebelumnya diam dan menghindari wartawan karena menjaga hubungan baik sesama kiai kini terpanggil untuk memberi kesaksian. Bahkan mereka siap ke pengadilan sekalipun.

Bagimana pendapat anda? 

Sumber : Nu.or.id