Dibalik INews ( TV Berita milik Hari Tanoe ) lebih objektif beritakan Aksi bela islam 212 -->

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Dibalik INews ( TV Berita milik Hari Tanoe ) lebih objektif beritakan Aksi bela islam 212

Sabtu, 10 Desember 2016
Jaringan perusahaan media MNC Group milik Hary Tanoesoedibjo meluncurkan stasiun televisi berita dan inspirasi, INews TV di Jakarta, Senin (6/4) kemarin.

"INews diharapkan menjadi referensi utama bagi pemirsa yang memerlukan informasi dan berita. INews TV akan menjadi televisi berita yang informatif dan inspiratif," kata CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo seperti dikutip Antara.


INews TV merupakan televisi nasional berjaringan yang memiliki jaringan televisi lokal terbanyak dan terluas di Tanah Air.

Hary menambahkan stasiun televisi itu akan menonjolkan muatan lokal daerah masing-masing.

"Kami juga mempersiapkan kemasan program dengan sentuhan kreatif yang sangat menarik bagi pemirsa," jelas dia.

Hary mengatakan stasiun televisi itu akan menayangkan program pemberitaan yang cepat, akurat, informatif, mendidik, serta menginspirasi.

Program pemberitaan terdiri dari buletin, bincang-bincang, dokumenter yang dikemas lebih segar dan menghibur.

"Kami juga menayangkan program eksklusif seperti Asian Football Club, Ultimate Fighting Championship dan Big Knockout Boxing," ujarnya.

Hary menjelaskan, untuk memperkuat keunggulannya sebagai stasiun televisi berita, stasiun televisi INews TV didukung ruang pemberitaan yang mumpuni.

Kehadiran stasiun televisi itu, lanjut dia, mengukuhkan MNC Media sebagai perusahaan media terbesar dan terintegrasi di Asia Tenggara.(Merdeka)

Sikap Umat Islam

Pada saat aksi Bela Islam 212, inews salah satu cahnnel tv nasional yang mendapat apresiasi umat Islam karena cukup obyektif dalam peliputannya, dibanding channel tv lainnya, yang cenderung menghindari peliputannya.

Namun ketika kita melihat siapakah inews, ternyata inews masih masuk dalam jajaran media MNC group, milik Hari Tanoe.

Dengan mengaitkan fakta bahwa Hari Tanoe sangat dekat dengan Donald Trump yang kini jadi orang No 1 di AS, kitapun punya maklumat bahwa setidaknya HT ini berpijak pada kepentingan beda dengan Ahok yang semua tahu didukung oleh China.

Dari sini, bisa kita maklumi "kebaikan" Inews mau meliput dengan cukup baik aksi Bela Islam yang tujuannya agar Ahok ditangkap.

Ya, begitulah ...... mereka juga ternyata saling menjatuhkan demi kepentingan pendukung mereka yang ingin menggolkan mereka sebagai penguasa di Indonesia, agar memuluskan tuannya untuk menguasai negeri ini.

Umat harus cerdas, jangan tertipu .....

Source : Syarifuddin Chan