Terpilih jadi presiden ,5 Hal ini akan Trump jalankan di dunia internasional -->

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Terpilih jadi presiden ,5 Hal ini akan Trump jalankan di dunia internasional

Jumat, 11 November 2016
Kontetasi pemilihan presiden AS yang dimenangkan oleh Donald Trump akan membuat perubahan besar terkait hubungan Amerika dengan negara-negara dunia. Inilah 5 hal di antaranya:

Perdagangan bebas
Jika Donald Trump konsisten dengan kebijakan perdagangannya, hal itu akan menjadi perubahan terbesar bagi Amerika dalam melakukan bisnisnya dengan seluruh dunia selama beberapa dekade.



Dia mengancam akan mengajukan memo sejumlah perjanjian perdagangan bebas, termasuk Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) antara AS, Kanada dan Meksiko, yang ia persalahkan atas kurangnya lahan pekerjaan.

Dia bahkan telah menyarankan AS mundur dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Ia juga mendukung impor perpajakan, dan telah berbicara tentang mengenakan tarif pajak sebesar 45% dari China dan tarif sebesar 35% untuk barang-barang yang dikirim dari Meksiko, dalam upaya untuk mencegah perusahaan memindahkan pabrik-pabrik di selatan perbatasan Amerika.

Perubahan iklim
Trump telah mengatakan ia akan “membatalkan” kesepakatan pakta perubahan iklim Paris yang ditandatangani oleh lebih dari 195 negara pada bulan Desember 2015. Dia juga mengatakan, akan menghentikan semua pembiayaan AS untuk program pemanasan global PBB. Tidak ada negara individu dapat menghentikan memo kesepakatan Paris tetapi jika AS menarik diri, atau meninggalkan kebijakan domestik yang diluncurkan oleh Presiden Barack Obama, itu akan menimbulkan pukulan signifikan untuk pakta tersebut. 

Sebelumnya, Trump telah mengajukan lebih banyak pengeboran untuk bahan bakar fosil, dan peraturan yang lebih longgar dan menyetujui proyek pipa minyak Keystone XL dari Kanada.

Menutup perbatasan
Donald Trump memulai kampanye pemilu dengan janji untuk membangun tembok di perbatasan AS dengan Meksiko dan mendeportasi 11 juta imigran gelap. Ia menuding bahwa “jutaan” penjahat yang tinggal di Amerika Serikat merupakan imigran, dan mengatakan sisa populasi yang tidak memiliki dokumen akan ditangani di kemudian hari.

Dia menegaskan sampai akhir bahwa Meksiko akan membayar untuk pembangunan dinding tersebut, tetapi Trump menolak untuk menyebutkan pembayaran ketika ia mengunjungi negara itu. Dia juga mengumumkan “penutupan total dan Muslim dilarang memasuki Amerika Serikat,” tetapi sejak diprotes ia berkilah itu adalah saran, bukan kebijakan.

Dia telah berbicara akan melakukan “pemeriksaan ekstrim” terhadap orang-orang dari negara-negara tertentu, meskipun dia tidak mengatakan negara-negara mana yang akan disasar.

Tentang NATO
Trump telah mengutuk NATO (North Atlantic Treaty Organization) sebagai lembaga usang dan menandai anggotanya sebagai ‘sekutu yang tidak tahu berterima kasih’ dan hanya ingin mereguk manfaat dari kemurahan Amerika. Trump mengatakan Amerika tidak bisa lagi mampu untuk melindungi negara-negara di Eropa – dan di Asia – tanpa kompensasi yang memadai. Ia berniat akan menarik pasukan Amerika kecuali mereka mampu membayar.

Di satu sisi, ia hanya menyuarakan keprihatinan lama Amerika terkait sebagian besar anggota NATO yang tidak memenuhi tujuan mereka. Negara-negara NATO itu dituding hanya menghabiskan setidaknya 2% dari anggaran pertahanan AS, meskipun beberapa pengamat telah mempertanyakan apakah ia akan berani mengundurkan diri dari aliansi militer yang telah menjadi landasan kebijakan luar negeri AS selama lebih dari 60 tahun.

Tentang Rusia
Trump mengatakan ia yakin ia bisa meredakan ketegangan dengan Presiden Vladimir Putin, dan memuji dia sebagai pemimpin yang kuat. Ia mengaku senang untuk memiliki hubungan yang baik dengan Putin. Dia mengatakan bahwa Amerika punya keinginan untuk berperang bersama Rusia melawan militan Daulah Islam/ISIS.kiblat.net

PERHATIAN : Dalam waktu dekat Situs web ini akan pindah domain ke AkbarMedia.com. Terima kasih atas partisipasinya