Tahukah Anda Siapa Muadzin Pertama kali Di Masjid Al Aqsha ???

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Tahukah Anda Siapa Muadzin Pertama kali Di Masjid Al Aqsha ???

Kamis, 17 November 2016
Mantan direktur Masjid Al Aqsha, Najih Bakirat, menegaskan bahwa kumandang adzan di kota Al Quds dan Palestina tidak pernah berhenti sejak 1.400 tahun yang lalu. Pernyataan ini dilontarkan Najih menanggapi RUU larangan adzan menggunakan pengeras suara oleh penjajah Zionis Israel.

“Umat Islam yang pertama kali mengumandangkan adzan di kota Al Quds adalah muadzin Nabi Muhammad ﷺ, Bilal bin Rabah. Kumandang adzan ini dilakukan umat Muslim setelah berhasil membebaskan kota Al Quds di zaman Khalifah Umar bin Kahttab pada tahun ke 15 setelah hijrah Nabi,” ujar Najih kepada Anatolia.

Najih melanjutkan, “Kumandang adzan telah ada di negeri ini sejak 1.400 tahun yang lalu, bahkan kumadang ini tidak pernah berhenti dalam periode Perang Salib.”

“Panggilan adzan bukan hanya sekedar kata-kata. Adzan adalah salah satu bagian ritual ibadah dalam Islam. Para ulama menyebutnya kalimat tertentu yang dikumandangkan di waktu tertentu untuk menandakan waktu shalat,” ujar Najih menekankan.

Minggu 13 November Komite Kementerian Zionis Israel untuk Urusan Legislatif sepakat menyetujui RUU larangan adzan menggunakan pengeras suara di bumi Palestina, dan telah mengajukannya kepada Knesset Yahudi.


Informasi terbaru yang diterima pada hari Rabu (16/11) kemarin menyebutkan bahwa Knesset Zionis Israel menunda pembahasan RUU larangan adzan, setelah sejumlah tokoh Yahudi garis keras di Parlemen menolak RUU tersebut. (Rassd/Ram)