Sekelas Waketum MUI saja nyatakan Gagal Memahami Buya Syafii, apalagi kita?

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif, mengritik keras fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta non-aktif Ahok. 

Syafii menuduh, sikap MUI yang menyebut Ahok telah menghina Alquran dan atau menghina ulama adalah gegabah. Karena baginya, hanya otak sakit saja yang berkesimpulan Ahok telah menghina Al Quran.

Wakil Ketua Umum MUI Prof. Dr. Yunahar Ilyas tak mau memberikan komentar panjang saat dimintai tanggapan atas pernyataan Buya Syafii tersebut.


Ketika dihubungi Kantor Berita Politik RMOL lewat sambungan telepon malam ini, Buya Yunahar, hanya berucap singkat. "Kita gagal memahami Buya Syafii," ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof Dr Didin Hafidhuddin menyesalkan pernyatan-pernyataan Safii Maarif yang bertentangan dengan keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait Al-Maidah 51 oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Ada beb‎erapa hal yang saya minta klarifikasi dari Buya. Sebab, tulisan Buya terus terang sangat tendensius dan menyakiti perasaan para pengurus MUI termasuk saya pribadi," kata Didin dalam keterangannya, Jakarta, Senin (7/11/2016).

Pasalnya, kata Guru Be‎sar Ilmu Agama Islam Institut Pertanian Bogor‎ ini, pihaknya bersama para ulama perwakilan ormas Islam sudah mendengar, membaca dan sekaligus melakukan kajian mendalam terkait unsur penistaan Agama Ahok.


"Pengurus MUI tidak ada yang penjilat apalagi mengeluarkan fatwa murahan. Buya kan khawatir MUI tidak berlaku adil pada Ahok, sementara Buya sendiri tidak adil pada MUI. Jadi jangan asal menuduh," sesal mantan Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional RI ini.

"Demikian pula dengan peserta aksi damai. Mereka datang dengan biaya sendiri tidak ada yang merekayasa selain panggilan aqidah Islamiyyah. Jadi, keyakinan pada kesucian Alquran lah yang menggerakkan mereka," katanya.

(Republika)

PERHATIAN : Dalam waktu dekat Situs web ini akan pindah domain ke AkbarMedia.com. Terima kasih atas partisipasinya

No comments

Isi komentar adalah tanggapan pribadi,tidak mewakili kebijakan kami. Admin berhak mengubah/menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah, pelecehan dan promosi. Setiap komentar yang diterbitkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Copyright © . Lemahireng Info All Right Reserved - KabarIslam | Berita Panas | Info Cerdas | Viral News | Nasional Hot | Tips Sehat | Updatechno | Breaking .
Powered by Blogger.