PREDIKSI - PREDIKSI SKENARIO SEPUTAR AHOK PASCA 411

Aksi Bela Islam 2 telah berlangsung dengan memendam kekecewaan karena tidak bisa bertemu dengan presiden Jokowi. Para utusan aksi bertemu dengan wakil presiden Jusuf Kalla, Wiranto dan Pratiknyo dan menghasilkan keputusan akan mengadili Ahok.

Polisi memanggil calon gubernur DKI terkait kasus penistaan agama Senin, 7 Nopember 2016. Mampukah polisi menjerat Ahok dan menjebloskan ke penjara. Apa yang akan terjadi apabila polisi bisa menjebloskan Ahok, maka hal ini akan menyulitkan beberapa pihak:


1. Kapolri, karena sudah banyak menerima hibah atau “sesajen” dari ahok. https://m.tempo.co/read/news/2016/10/19/214813301/polri-dan-tni-dapat-hibah-miliaran-ini-penjelasan-ahok sehingga membuatnya tak enak hati.

2. Jokowi, karena boleh jadi dan bukan tidak mungkin ahok akan “berkicau” mengenai keterlitabatannya dalam pengadaan bus Trans Jakarta 

https://m.merdeka.com/peristiwa/kesaksian-udar-di-sidang-korupsi-transjakarta-seret-nama-jokowi.html , sengketa RS Sumber Waras http://forumkeadilan.co/hukum/pakar-hukum-sebut-keterlibatan-jokowi-di-kasus-sumber-waras/

3. Kapitalis aseng, karena dapat menggagalkan atau setidaknya menghambat rencana pembangunan “jalur sutra” yg diawali dengan reklamasi teluk Jakarta http://www.repelita.com/reklamasi-teluk-jakarta-dari-cina-untuk-cina-sebuah-ambisi-kolonisasi-cina/

Selanjutnya skenario yang sudah disiapkan adalah:

1. Ahok berpura-pura menjadi muallaf agar umat Islam mau benar2 memaafkan lalu menjadi simpati sehingga menganggap bahwa ahok telah mendapat “hidayah”

2. Ahok pura-pura di penjara tapi tetap mendapatkan pengawalan dan fasilitas rutan yang wahh sebagaimana kasus Ayin alias Artalya https://nusantaranews.wordpress.com/2010/01/13/eksklusif-para-napi-dari-tommy-soeharto-hingga-artalyita/

3. Ahok dipindahtugaskan utk sementara sampai situasi mereda sebagaimana Sri Mulyani di export ke World Bank. Diantara isunya adalah dijadikannya ahok sebagai Dubes China http://www.liputanberita.net/2016/11/beredar-kabar-jokowi-minta-ahok.html?m=1

Selanjutnya, jika penjerujibesian ahok tidak terlaksana, maka GNPF-MUI jilid 3 tidak menutup kemungkinan akan digelar.

Dengan kekuatan dana infak dari umat yang diterima oleh GNPF-MUI yang mencapai 3,5 milyar dapat dipastikan mampu membuat gelaran aksi yang jauh lebih massif lagi dan dari sini akan berlanjut kepada upaya pemakzulan Jokowi sebagai RI-1 melalui sidang istimewa MPR.

Tokoh nasional sekuler memainkan kartunya, akan muncul sosok yang tak asing seperti SBY dan Prabowo dengan jargon "menyelamatkan NKRI"

Lagi, ulama dan umat termanfaatkan.

Lantas, mau sampai kapan kita akan seperti ini?


Jika kita merasa tercederai dengan penistaan Q.S. al-Maidah : 51, lalu mengapa kita tidak merasakan hal yang sama saat demokrasi dijadikan sistem di negeri ini dan dunia padahal demokrasi telah jelas-jelas mencederai dan menistakan satu ayat sebelumnya yakni Q.S. al-Maidah : 50.

Ayo bergerak dan berjuang agar sistem/hukum Islam (Q.S. al-Maidah : 50) dan pemimpin Islam (Q.S. al-Maidah : 51) dapat diterapkan ditengah-tengah kita secara sempurna (Q.S. al-Baqarah : 208) di bawah naungan Khilafah Islamiyah (H.R. Ahmad no. 17680)
_____________

Oleh: Oom Maul

Ahad, 6/11/2016

No comments

Copyright © . Lemahireng Info All Right Reserved - KabarIslam | Berita Panas | Info Cerdas | Viral News | Nasional Hot | Tips Sehat | Updatechno | Breaking .
Powered by Blogger.