Lebih Jauh Tentang Supermoon, Ini Dia Efeknya bagi Bumi

Banyak orang yang begitu menunggu-nunggu datangnya supermoon. Sebab, hal yang tidak biasa ini cukup memicu daya tarik. Dimana bulan nampak terlihat sangat jelas. 



Dan keindahannya bisa dilihat dengan mata telanjang. Bahkan, bisa diabadikan melalui pengambilan gambar. 

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Dalam dunia astronomi, bulan bisa berada di titik terjauh dan terdekat dengan bumi. Titik terjauh dikenal dengan apogee, sedangkan titik terdekat dikenal dengan perigee. Saat bulan mencapai titik terdekat atau perigee inilah, fenomena yang dikenal dengan supermoon terjadi. Itulah sebabnya, bulan akan nampak lebih jelas.

Dilansir dari jekethek.blogspot.co.id bahwa istilah supermoon atau bulan super pertama kali muncul pada tahun 2011. Saat media menggunakan istilah tersebut untuk menarik perhatian masyarakat untuk melihat “perubahan penampakan” bulan pada tanggal 19 Maret 2011. Kala bulan purnama berada pada jarak terdekatnya dengan bumi di sepanjang tahun itu.

Pada saat bulan sedang berada pada titik terdekat dan terjauhnya dari Bumi, akan ada efek yang ditimbulkan bagi bumi. Efek apakah itu? Efek tersebut akan tampak pada pasang surut di bumi ketika bulan baru dan bulan purnama.

Saat bulan berada pada titik terjauh, efek dari gaya tarik yang timbul akibat interaksi bumi dan bulan akan sangat kecil. Sehingga pada saat itu pasang surut yang terjadi bumi akan mencapai level paling rendah. Tapi, saat bulan di perigee, gaya gravitasi akan lebih besar sehingga efek yang ditimbulkan pada pasang surut juga lebih besar. Bagi nelayan, kondisi ini perlu diwaspadai dan sebaiknya tak melaut.

Tapi yang perlu diingat, sebesar apapun efek pasang surut pada saat bulan di perigee, hanya akan menimbulkan perbedaan beberapa inchi saja. Jadi tidak akan menimbulkan efek bencana seperti yang diisukan pada tahun 2011.

Dalam kaskus.co.id dijelaskan bahwa ada pengaruh lain dari supermoon. Yakni, meningkatnya aktivitas seismik dan gunung berapi. Namun, sekali lagi efeknya sangat kecil. Jim Garvin dari Goddard Space Flight Center NASA di Greenbelt bahkan mengatakan, “Super dalam supermoon hanyalah karena penampakan yang lebih dekat.” [Islampos]

No comments

Isi komentar adalah tanggapan pribadi,tidak mewakili kebijakan kami. Admin berhak mengubah/menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah, pelecehan dan promosi. Setiap komentar yang diterbitkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Copyright © . Lemahireng Info All Right Reserved - KabarIslam | Berita Panas | Info Cerdas | Viral News | Nasional Hot | Tips Sehat | Updatechno | Breaking .
Powered by Blogger.