2 Pekan Terakhir, 500 an Lebih Warga Yahudi Serbu Masjid Al Aqsha

Sebanyak 239 warga Yahudi dilaporkan menyerbu masuk Masjid Al Aqsha sepanjang 1 pekan kemarin, seperti dilansir kantor berita Al Quds Press dalam laporan terbaru terbitan hari Jum’at (18/11) kemarin.

Dari 239 warga yang meyerbu masuk selama periode dari tanggal 11 hingga 17 November, sebanyak 34 diantaranya adalah anggota kepolisian dan intelejen Zionis Israel yang menyamar untuk dapat masuk ke komplek Masjid melalui Gerbang Mughrabi yang menjadi jalan masuk khusus Yahudi.

Jumlah tersebut menurun jika dibandingkan dengan periode yang sama antara tanggal 4 hingga 10 November sebanyak 320 pemukim Yahudi Zionis Israel.


Setelah berhasil memasuki Masjid Al-Aqsha pada hari ketiga perang 1967, Jenderal Mordechai Gur bersama prajuritnya merampas kunci-kunci pintu Masjid, dan menutup pintu Masjid selama sepekan untuk melarang shalat dan adzan di Masjid.

Setelah satu pekan lamanya Jenderal Mordechai G

Jumlah Pemukiman Zionis-Yahudi

Pertama pertama kali membangun pemukiman Kafr Etzion di wilayah selatan Tepi Barat pada tahun 1967, penjajah Zionis Israel hingga saat ini terus melakukan perampasan tanah Palestina untuk dijadikan pemukiman Yahudi.

Salah satunya adalah tindakan Knesset Zionis Israel yang meratifikasi RUU yang memungkinkan penyitaan tanah milik warga Palestina untuk perluasan pemukiman, meskipun tanah tersebut milik prbadi.

Menurut catatan dan data yang dihimpun organisasi pemantau HAM Yahudi “Peace Now”, hingga awal tahun 2016 pemukiman Yahudi mencapai populasi 13% dari wilayah Tepi Barat, Palestina. Ini tidak termasuk pemukiman Yahudi di kawasan Al Quds Timur.

Berikut infografik perkembangan jumlah pemukiman Yahudi di wilayah Tepi Barat dan Al Quds Timur dari waktu ke waktu:

10 tahun setelah dibangunnya pemukiman pertama Yahudi di wilayah selatan Tepi Barat, ditahun 1977 jumlah pemukim Yahudi di wilayah ini mencapai 4.400 orang. Tidak termasuk pemukim Yahudi di kawasan Al Quds Timur.

Di tahun 1988, tahun deklarasi kemerdekaan dokumen Palestina, jumlah pemukim Yahudi di wilayah Tepi Barat justru bertambah mencapai sekitar 66.500 orang.

Pada tahun 1993, dimana perjanjian damai Oslo ditandatangani antara Organisasi Pembebasan Palestina dan Israel. Jumlah warga Yahudi di wilayah Tepi Barat dan Al Quds Timur melonjak menjadi sekitar 116.300 pemukim.

Di tahun 2000, jumlah pemukim Yahudi di wilayah Palestina meningkat mencapai lebih dari 184 ribu orang.

Tahun 2014 dimana negosiasi Palestina-Israel berhenti, jumlah pemukim Yahudi meningkat drastis setelah 1 dekade menjadi lebih dari 371,000 orang.

Dan di tahun 2016 ini diperkirakan jumlah warga Yahudi di wilaya Tepi Barat mencapai 420 ribu orang, dan ditambah dengan wilayah Al Quds Timur sebesar 220 ribu orang. (Anatolia/Ram)

No comments

Isi komentar adalah tanggapan pribadi,tidak mewakili kebijakan kami. Admin berhak mengubah/menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah, pelecehan dan promosi. Setiap komentar yang diterbitkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Copyright © . Lemahireng Info All Right Reserved - KabarIslam | Berita Panas | Info Cerdas | Viral News | Nasional Hot | Tips Sehat | Updatechno | Breaking .
Powered by Blogger.