MASIH KURANG JELAS, AYO ..., KAJI LAGI PERNYATAAN AHOK ... !!!

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

MASIH KURANG JELAS, AYO ..., KAJI LAGI PERNYATAAN AHOK ... !!!

Senin, 31 Oktober 2016
Sebenarnya kasus Ahok itu sangat mudah dipahami semua orang. Tidak harus berpendidikan tinggi karena memang sudah jelas titik permasalahanya. 

AYO ..., KAJI LAGI PERNYATAAN AHOK ... !!!

 POLRI :                  
"Coba Kaji Lagi Pernyataan Ahok ... !  Apa ada kata yang menyatakan Al-Qur'an berbohong atau Ulama berbohong ... ?"

PERNYATAAN AHOK : 
"Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu nggak bisa pilih saya, ya kan, dibohongin pake surat Al-Maidah 51, macem-macem itu."

Siapa yang dibohongi ?
BAPAK & IBU yaitu umat Islam yang hadir mendengarkan Ahok saat itu.

Apa alat kebohongannya ?

AL-QUR'AN Surat Al-Maaidah ayat 51.

Siapa yang berbohong ?
Siapa saja ORANG yang menyampaikan ayat tersebut.

Siapa orang yang menyampaikan ayat tersebut ?

1. Rasulullah SAW       6. Ahli Fiqih
2. Shahabat                 7. Ulama
3. Tabi'in                      8. Da'i
4. Tabi'it Tabi'in            9. Guru Agama
5. Ahli Tafsir               10. Aktivis Islam

Jadi, mereka semua menurut pernyataan Ahok adalah PARA PEMBOHONG yang membohongi UMAT ISLAMdengan AYAT AL-QUR'AN. Dan mereka semua sudah berbuat MACEM-MACEM


"AHOK TELAH MENISTA ALLAH SWT & RASULNYA, JUGA MENODAI AL-QUR'AN, DAN MELECEHKAN SHAHABAT, TABI'IN, TABI'IT TABI'IN, PARA ULAMA & PARA DA'I, SERTA MENGHINA SELURUH UMAT ISLAM."

http://www.habibrizieq.com/2016/10/ayo-kaji-pernyataan-ahok.html
#TangkapAhok

AKAR MASALAH sudah sangat jelas

Akar masalahnya bukan terletak di Umat Islam, ormas Islam atau pendemo, tapi di Ahok dan Kapolri.


Apa sebenarnya akar masalah dari rencana aksi demo besar-besaran pada tanggal 4 november nanti?

Akar masalahnya bukan umat Islam mau bikin gara-gara. 

Tak terbersit sedikit pun umat Islam mau buat kerusahan. Umat Islam juga bukan demo unk sekedar demo atau untuk gagah-gagahan. Umat Islam juga bukan demo unk melawan polisi.

Bukan itu akar masalahnya. Sekali lagi, bukan itu!!!

Akar masalahnya adalah ada pejabat menghina ayat al-qur'an.

Lalu umat Islam menyerukan agar penghina ayat tadi diproses hukum secara fair, sebagaimana warga negara yang lain. Tetapi, sayang seribu sayang. Proses hukum itu sama sekali tak berjalan. 

Penghina tadi tadi justru dengan sembarangan dibiarkan blusukan ke istana, makan malam dan selfi bareng dg kapolri.

Inilah sebetulnya akar masalahnya. Pelanggar hukum berat bukan diproses, malah dibiarkan. Seakan menantang umat Islam.

Sekali lagi itulah inti masalahnya. Dan sebenarnya cara menyelesaikan sangat mudah: PROSES SAJA PENGHINA AL-QURAN ITU, MASALAH SELESAI.

Akar masalahnya bukan terletak di umat Islam, tetapi di Ahok dan Kapolri.
Umat Islam hanya mengawal sesuai dg hukum yg berlaku, berserikat, berkumpul dan menyampaikan aspirasi (demo) bersama. Insya Allah jutaan orang akan berkumpul.

Namun, jika proses hukum tidak berjalan, bahkan jika umat Islam dilukai, umat Islam diajari oleh agamanya untuk mengumandangkan JIHAD. Sudah lama ajaran Islam ini tak dilaksanakan, namun jika kapolri dan presiden MEMAKSA, maka jihad ini mungkin akan terlaksana.

Jika jihad sudah dikobarkan, bagi umat Islam cuma ada dua pilihan: isy kariman au mut syahiidan (hidup mulia atau mati syahid).

Semua berpulang kepada PRESIDEN dan KAPOLRI.
Namun jika umat dipaksa untuk berjihad, maka inilah detik-detik yang dinantikan umat semenjak waktu yang lama. Wallahu a'lam.

-Ust Choirul Anam-