Hendrawan Supratikno : PDIP Tidak Kaget kalau Suara Ahok Jeblok hingga 27,5 persen

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Hendrawan Supratikno : PDIP Tidak Kaget kalau Suara Ahok Jeblok hingga 27,5 persen

Senin, 31 Oktober 2016
Ketua DPP PDI-Perjuangan Hendrawan Supratikno mengaku tidak kaget elektabilitas calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, jeblok menjadi 27,5 persen menurut hasil survei Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai KOPI).

Menurutnya, hasil survei Ahok-Djarot masih tetap stabil karena mampu mengungguli pasangan Anies-Sandiaga, dan Agus-Sylviana sampai saat ini. Meski begitu, hasil survei tersebut tentu menjadi bahan evaluasi kedepan untuk meningkatkan kualitas.




"Perubahan ini tentu menarik untuk disimak. Tapi responden Pak Ahok-Djarot masih lebih besar," kata Hendrawan dalam diskusi rilis survei Kedai KOPI di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (30/10/2016).

Selain itu Hendrawan menambahkan, kalau dalam survei internal yang dilakukan PDIP di 6 kabupaten/kota Jakarta, elektabilitas Ahok-Djarot masih 42-45 persen. Jadi, kata dia, sangat wajar bila Ahok-Djarot bisa menang dalam satu putaran dalam Pilgub DKI Jakarta.

"Kami yakin betul warga Jakarta sangat ingin kepastian," tuturnya.



Hendrawan Supratikno : PDIP Tidak Kaget kalau Suara Ahok Jeblok

Diketahui, dalam survei Kedai KOPI pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno memiliki tingkat elektabilitas sebesar 23,9 persen, sertai pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni berada di posisi ketiga dengan elektabilitas 21 persen. (plt)