Wouw TV Israel mendadak menayangkan nasyid memuji Intifada Al-Quds. -->

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Wouw TV Israel mendadak menayangkan nasyid memuji Intifada Al-Quds.

Minggu, 13 Maret 2016
Sekelompok orang tidak dikenal Jumat sore kemarin berhasil meretas selama beberapa menit siaran TV 2 Israel dan tiba-tiba mendadak TV tersebut menayangkan sejumlah nasyid yang memuja-muji Intifada Al-Quds.
       
Dalam nasi tersebut selama beberapa menit menayangkan nasyid-nasyid memuji sejumlah korban syuhada yang gugur sejak awal Intifadah Al-Quds di Palestina. 

Beberapa saat kemudian TV2 Israel kembali menayangkan siaran secara normal dan mengakui mereka berhasil diretas oleh pihak “teroris Palestina”, aku mereka.

Sumber-sumber Israel dikutip Palestine Information Centre (PIC), Sabtu, (12/03/2016) menyebut bahwa sekelompok hacker Palestina meretas siaran TV 2 Israel malam kemarin dan mengganti tayangan dengan materi yang memusuhi penjajah Israel dan mendukung Intifadah Al-Quds.

Sumber Israel menegaskan bahwasanya tim teknis TV 2 Israel berhasil mengatasi serangan hacker tersebut dan mengembalikan tayangan sebagaimana semula dalam waktu yang cukup singkat.
Selama agresi Israel ke Jalur Gaza beberapa saat yang lalu pihak Brigade Izzudin Al-Qassam berhasil meretas siaran dua TV Israel yaitu TV2 dan TV 10 dan mengganti tayangannya dengan nasyid-nasyid militer perjuangan Palestina.

Dalam kontek yang sama seorang wartawan Israel berkomentar, “Pejuang Palestina tidak memiliki apapun akan tetapi mereka melakukan apapun, mampu membuat roket di Gaza dan menyerang kami mereka juga menggunakan senjata mobil dengan menabrak warga penjajah Israel di Tepi Barat dan menikam serta menembak.

Hari ini pejuang Palestina itu mampu menguasai satelit luar angkasa milik Israel Amos dan mampu meretas dan menyiarkan sejumlah potongan-potongan pesan ancaman dan menakut-nakuti setiap warga yang ada di Israel bahwasanya negara Israel adalah negara gagal.”

Pada Jumat siang pasukan Israel menutup “TV Palestina Hari Ini” (Felestina Al-Yaum) setelah di kota Ramallah direktur umumnya ditangkap yakni Faruqi Eliat di rumahnya di Berzeit.

Sementara itu Israel menekan pihak satelit Prancis Yotel Sat untuk menutup siaran TV Al-Aqsha dengan tudingan melakukan provokatif untuk membunuh warga Yahudi.* (panjiislam)