Virus terganas yang Telah memporak-porandakan Umat Islam Dunia Termasuk Indonesia

Iklan Semua Halaman

DUNIA ISLAM

Virus terganas yang Telah memporak-porandakan Umat Islam Dunia Termasuk Indonesia

Selasa, 09 Februari 2016
Indonesia adalah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Negara yang berpotensi menjadi negara super power karena segala kekayaan alamnya. Negara yang berpotensi menjadi negara rujukan umat islam penjuru dunia meskipun jazirah arab juga tetap menjadi prioritas

      
Negara yang berpeluang besar mendapatkan julukan negara maju secara teknologi karena potensi SDM nya meskipun kadang tidak percaya diri berhadapan dengan negara - negara barat. 
Namun itu semua masih jauh dari harapan karena potensi - potensi yang ada sudah terjangkit virus sekulerisme. Virus yang mampu membuat penderitanya tidak mampu membedakan mana lawan dan mana kawan. 

Virus terganas yang pernah ada sepanjang peradaban umat manusia. Virus yang mampu mem porak poranda kan kekuatan persatuan umat islam. 
Virus yang sengaja di sebarkan oleh barat ke dunia islam ini telah berhasil membuat negara sekuat apapun akan runtuh dan hancur lebur tak berdaya. Saking ganasnya Pengidap penyakit sekuler ini bukan hanya kaum rakyat jelata tetapi justru telah menjalar kepada para elit.

Perlu di ketahui bahwa Virus sekuler adalah virus yang menyerang pemahaman seseorang sehinhga mengakibatkan penderitanya mempunyai pemahaman bahwa agama dalam hal ini islam tidak berhak berperan dalam kehidupan publik.   
Maka jangan heran apabila banyak mendapati banyak kalangan bersikap memisahkan antara islam dengan kehidupan sehari-hari.

Para politisi berkata, "Kalau bicara politik, jangan bawa-bawa agama!
Dan para kyai berkata, "Kalau forum agama, jangan bicara politik!"
Para ekonom berkata, "Krisis ini akibat ekspor turun dan impor naik"
Sedang para ulama berkata, "Ini semua karena riba dan minimnya zakat"
Para insinyur berkata, "Bencana ini semata-mata kegagalan teknologi"
Tapi para ustadz berkata, "Bencana ini semata-mata karena maksiat kita"
Para mahasiswa berkata, "Pantas gak nyambung, gatek sih"
Lalu para santri berkata, "Kalau bicara agama harus lulusan syari'ah"

Kapan dua alam ini akan berintegrasi?

Ketika tidak ada pemisahan antara alam agama dengan alam dunia?
Ketika bicara dunia sekaligus berakibat akherat, dan juga sebaliknya?
Ketika para politisi tidak phobi agama, dan para kyai tidak menjual agama? 
Ketika para ekonom melek syari'ah dan para ulama mengerti ekonomi?
Ketika para insinyur tahu tawadhu' dan para ustadz paham persoalan?
Ketika para mahasiswa tidak takabbur, dan para santri tidak arogan?

Ternyata sekulerisma ada di kedua sisi,
baik sisi yang merasa lebih tahu dunia,
maupun sisi yang merasa lebih kenal akherat.
Padahal syariat itu diturunkan melalui para Nabi,agar manusia bahagia di dunia dan di akherat,tidak cuma salah satunya.
Oleh:Prof.Fahmi amhar