SPEKTAKULER.... Inilah karya seni yang membuat yahudi marah besar..!!!!!

Beginilah kalau kaidah seni untuk seni atau seni bebas nilai diterapkan, akhirnya menyinggung rasa keberagamaan orangpun tidak menjadi masalah bagi para seniman penganut kaidah seperti itu.

Salah satu pameran seni kontemporer terbesar di dunia yang baru-baru ini diresmikan di ibukota Spanyol Madrid, harus menuai kecaman dari umat Islam atas salah satu karya seni yang dianggap melecehkan umat Islam.

Dalam salah satu karya seni yang ditampilkan di pameran tersebut, menampilkan sebuah patung yang menggambarkan seorang muslim yang sedang bersujud yang dicirikan sebagai seorang ulama, di diatas punggungnya bersimpuh seorang pendeta kristen yang sedang berdoa, dan di atas bahu pendeta itu berdiri seorang rabbi yahudi yang sedang membaca kitab suci Yahudi.

Seni kontemporer yang berupa patung ini, juga menuai kecaman dari komunitas Yahudi dan kedutaan Israel di Madrid, karena tepat disebelah patung terdapat sebuah karya seni lain berupa tempat lilin yang menjadi salah satu lambang atau simbol keimanan bagi agama Yahudi yang dibawahnya terdapat senapan mesin, dan hal ini dianggap sebagai pelecehan terhadap agama Yahudi dan negara Israel.

Karya seni kontroversial ini dibuat oleh seorang seniman Spanyol bernama Eugenio Mirno, ia menampilkan karya seninya tersebut dalam sebuah pameran karya seni kontemporer internasional ke 29 yang disebut sebagai "ARCO".

Sementara itu, Mirno sendiri menolak dianggap telah melecehkan agama-agama, sebagai seniman dalam karya seninya tersebut ia ingin menggambarkan ketiga agama besar yang eksis di dunia yang sama-sama berusaha mencapai Tuhan, katanya kepada media.


Komunitas muslim di Madrid telah menyatakan keberatan mereka atas keberadaan patung itu, setelah mereka melihat foto-foto yang menampilkan patung tersebut. 

Seorang kolektor seni Eropa kemudian membeli patung itu seharga 50.000 euro. Hal itu memicu protes keras dari warga Yahudi dan Kedutaan Besar Israel di Spanyol. Mereka menyebut pesan-pesan yang disampaikan melalui karya seni itu sangat menyinggung dan memicu sentimen antisemit, meskipun disampaikan lewat karya seni.

“Nilai-nilai seperti kebebasan berbicara dan kebebasan berkreasi kadang dimanfaatkan untuk melakukan provokasi terselubung, prasangka, dan generalisasi,” kata Duta besar Israel untuk Spanyol, Rafi Schutz.

Namun, Merino membantah telah melakukan pelecehan agama. “Tujuannya hanya untuk memerlihatkan koeksistensi ketiga agama tersebut (Yahudi, Kristen, dan Islam). Setiap agama berdoa kepada Tuhan dengan caranya masing-masing,” paparnya.

Tujuan ingin melecehkan Islam

Sebenarnya karya seni ini makna filosofinya bertujuan ingin melecehkan Islam. Tapi setelah dipahami lagi lebih dalam tentang makna fislosofinya, yang awalnya bertujuan melecehkan Islam, ternyata makna filosofinya terbalik, Islam menjadi tinggi dan mulia.

Makna filosofi yang lebih dalam itu dipahami setelah salah satu seorang Yahudi tidak suka dengan karya seni itu. Dia pun marah. Cerita lain terkait karya seni ini  begini:
Ada seorang yahudi tidak suka melihat pertuNjukan seni, ini lalu seorang nasrani bertanya :

"Kenapa anda tidak suka..?? Padahalkan nasrani dan yahudi berada di posisi yang paling atas!!?"

Orang Yahudi itu pun menjawab :

"Kalau umat Islam itu bangkit, pasti kita semua akan runtuh. Itulah filosopi dari seni ini."

Subhanallah..

Muslim WAJIB ketik "Allahu Akbar..!!!!" di komentar, semoga ISLAM segera bangkit dari keterpurukannya. 

"ALLAHU AKBAR..!!!!"
Memang, orang-orang Yahudi dan Nasrani selalu ingin melecehkan, menghancurkan, bahkan memusnahkan Islam dari muka bumi ini. Tujuan mereka hidup hanya satu, ingin membasmi umat Islam. Keinginan itu diwujudkan dengan segala cara dan upaya.
Sudah menjadi takdir (sebagai laknat) bagi mereka, bahwa Allah telah mencatat mereka sebagai makhluk yang keinginannya hanya menghancurkan umat Islam, sehingga (kecuali) umat Islam mau mengikuti ajaran mereka. Begitulah yang Allah catat dalam ayat-ayat suci-Nya.
Namun, cara dan upaya mereka untuk menghancurkan umat Islam, sebenarnya bisa dibalik untuk kemudian mengalahkan mereka. Hal ini salah satunya dipahami dari cara mereka melecehkan Islam melalui seni di atas. Ketika mereka melecehkan Islam, ternyata dari cara pelecehan itu, sangat mungkin menjungkirkan dan menghancurkan mereka.
Bayangkan saja, gambar di atas dilihat sepintas –secara zhahir- Islam memang di bahwah dengan arti dilecehkan. Namun, ketika Islam yang ada di bawah dalam keadaan sujud, kemudian bangkit dari sujudnya, tidak perlu bangkit sampai berdiri, cukup bangkit untuk duduk tawarruk, secara otomatis, Yahudi dan Nasrani yang ada di atas akan jatuh tersungkur.
Ketika hanya bangkit untuk duduk tawarruk saja, mereka sudah jatuh, apalagi ketika bangkit untuk berdiri, apakah tidak mungkin bisa langsung membasmi mereka yang dalam keadaan tersungkur?
Jadi sebenarnya, kita yang sering kali dilecehkan dan juga dihancurkan sebagian dari kita, mungkin karena kita masih berposisi di bawah. Andai saja kita bangkit, pasti kita bisa menjatuhkan mereka dan sangat juga mungkin membasmi mereka.
Hanya saja, saat ini kita masih sulit untuk bangkit, baik untuk duduk tawarruk apalagi untuk berdiri. Entah apa sebabnya, kesulitan itu masih saja kita rasakan hingg saat ini, meski sebenarnya semangat dalam dada telah lama berkobar karena tidak tahan dilecehkan oleh mereka.
karya seni yang membuat yahudi marah besar.

Sebenarnya –jika kita berpikir dan mau-, solusinya hanya satu untuk bisa bangkit. Dalam gambar seni di atas, jelas bahwa posisi Islam yang berada di bawah dalam keadaan sujud. Sujud adalah salah satu rukun dalam shalat. Artinya, selama kita masih kuat istiqamahn melaksanakan shalat, orang-orang Yahudi dan Nasrani mustahil menghancurkan kita. Karena, shalat adalah tiang agama (Islam). Selama shalat masih menjadi rutinitas, Islam tetap akan tegak menjulang tinggi di atas bumi ini.
Satu hal lagi, posisi Islam yang dalam keadaan sujud di atas. Sujud selain rukun shalat, juga merupakan inti dari shalat. Karena sujud sebagai posisi yang paling puncak dari wujud penghambaan. Dengan sujud berarti kita memasrahkan diri kita secara penuh hanya kepada Allah, mengagungkan akan Maha Tingginya Allah, dan menempatkan segala apa yang ada pada diri kita berada di bawah kekuasaan Allah.
Jadi, segala apapun yang kita lakukan, ketika semuanya karena dan demi Allah, pasti kita tidak akan pernah bisa dimusnahkan oleh mereka. Meski, yang katanya kecanggihan teknolgi diciptakan untuk merusak dan menghancurkan Islam, tapi ketika kita mampu membalikkan tujuan itu, maka teknologi tidak akan menghancurkan kita. Semisal, kecanggihan computer dan internet digunakan untuk kepentingan ajaran Islam, maka tujuan penghancuran itu menjadi manfaat bagi kita. Begitu juga, dunia politik yang sistemnya dimainkan oleh mereka, ketika kita mampu bermain dengan niat dakwah mengembangkan Islam semata, maka tujuan itu bisa kita balik menjadi media bermain yang akan mengalahkan mereka.
Tapi yang pasti ketika cara kita tidak digerakkan secara bersama, maka cara itu hanya akan menjadi tetesan air tawar yang berusaha mengubah air asin di lautan. Intinya, kita harus bersatu. Bersatu bukan dalam atau atas nama kelompok atau golongan, melainkan bersatu dalam barisan sujud yang kemudian bangkit secara berjamaah. Sujud artinya kita kembali pada tauhid kita, bersatu padu dalam panji la ilaha illallah.
Maka, orang-orang Islam yang berpolitik –karena politik sekarang menjadi satu-satunya alat yang kuat untuk bisa menandingi mereka-, kepentingan politiknya harus karena dan demi Islam, bukan kepentingan pribadi dan golongannya.
Menghancurkan mereka sebenarnya bukan tujuan atau balas dendam. Karena kita sebagai umat Islam senantiasa menerima perbedaan. Andai saja mereka tidak menyerang kita, pasti kita akan bersahabat dengan mereka dan bahkan bersaudara dengan mereka dalam cinta dan damai. Kita tidak pantas menjadikan merekan sebagai umat Islam, karena hal itu hak Allah. Kita hanya mendapatkan hak ikhtiyar bukan hak menentukan.
Copyright © . Lemahireng Info All Right Reserved - KabarIslam | Berita Panas | Info Cerdas | Viral News | Nasional Hot | Tips Sehat | Updatechno | Breaking .
Powered by Blogger.