Teks asli surat Raja Sriwijaya kepada Khalifah


Berikut kutipan dari buku Al-Iqdul Farid,
Nuaym ibn Hammad said, “The king of India sent a letter to Umar ibn Abd al-Aziz, in which he said, ‘From the king of kings who is the son of a thousand kings and is married to the daughter of a thousand kings, in whose stables are a thousand elephants, who has two rivers that grow aloe-wood, aloes, coconuts, and camphor, whose scent is perceptible at a distance of twelve miles – to the king of the Arabs who does not attribute partners to God. After this exordium, I am sending you a gift that is not a gift but a greeting. I would like you to send me a man who would teach me Islam and explain it to me. And peace be to you.’ By gift, he meant the letter

Tercatat Raja Sriwijaya Sri indrayana pernah dua kali mengirimkan surat 

kepada khalifah Bani Umayyah. Yang pertama dikirim kepada Muawiyah I,
Bagian pembukaan dari surat pertama dikutip oleh al Jahiz dalam bukunya Kitab al Hayawan (Buku Fauna) berdasarkan 3 rantai isnad. 

Kutipan surat itu berbunyi....

"(Dari Maha Raja) - yang istalnya berisi ribuan gajah, istananya berkilau emas dan perak, dilayani oleh ribuan puteri raja, yang menguasai dua sungai yang mengairi gaharu - untuk Muawiyah" 

Muawiyah 1 sendiri hidup sekitar tahun 661H pada masa itu tercatat oleh sejarawan malaisya s.fatimi.

 Dan untuk surat yang  ke-2 di kirimkan kepada khilafah Umar bin Abdul-Aziz. Surat kedua didokumentasikan oleh Abd Rabbih (860-940) dalam karyanya Al-Iqdul Farid.Umar bin abdul aziz adalah khalifah yang mampu mensejahteraan kaum muslimin selama 2 tahun saja.Karena Masyarakat tidak ada yang merasa berhak untuk menerima zakat.

Potongan surat tersebut berbunyi:

“Dari Rajadiraja…; yang adalah keturunan seribu raja … kepada Raja Arab yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan yang lain dengan Tuhan. Saya telah mengirimkan kepada Anda hadiah, yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak, tetapi sekedar tanda persahabatan; dan saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya, dan menjelaskan kepada saya hukum-hukumnya.” [Wikipedia]



S.Fatimi memperkirakan surat-surat itu diterima Kalifah sekitar tahun 100H/717,

Sederhananya adalah ketika rraja sriwijaya mengirimkan surat itu adalah dalam kondisi masyarakat yang masih menganut hindu dan kepercayaan yang lain seperti dinamisme,animisme atau mungkin pemujaan bernuansa supranatural.

Ada kemungkinan bahwa kejadian ini sebagai titik awal islam masuk ke indonesia meskipun juga bahwa raja Indrayana tahu tentang islam beserta pemerintahannya lantaran memang ada para pedagang timur tengah berdagang di kerajaan sriwijaya.

Keberadaan surat ini...

Dalam buku yang sama, mengutip MD Mansoer (1970:45), surat yang dimaksud sekarang masih tersimpan dengan baik di Museum Madrid di Spanyol.Jadi untuk Teks asli surat Raja Sriwijaya kepada khalifah masih belum mencuat ke publik..karena kalau informasi ini benar maka satu-satunya cara adalah kita bisa mendapatkannya di Museum Madrid spanyol.

Seperti itulah sejarah yang memang masih perlu penelusuran lebih untuk membuktikan kebenarannya...

"Media lokal yang menggali dan mengangkat potensi masyarakat bawah"

No comments

Copyright © . Lemahireng Info All Right Reserved - KabarIslam | Berita Panas | Info Cerdas | Viral News | Nasional Hot | Tips Sehat | Updatechno | Breaking .
Powered by Blogger.